OPEC Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak di 2020

Rabu, 11 September 2019 - 22:01 WIB
OPEC Pangkas Proyeksi...
OPEC Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak di 2020
A A A
LONDON - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) merevisi perkiraan pertumbuhan permintaan minyak mentah tahun 2020 akibat pelambatan ekonomi global. Seiring dengan itu, OPEC menekankan perlunya upaya lebih lanjut untuk mencegah terjadinya kembali kelebihan produksi.

Dalam laporan bulanannya, OPEC menyebutkan bahwa permintaan minyak mentah dunia akan bertambah 1,08 juta barel per hari (bph), lebih rendah 60.000 bph dari perkiraan sebelumnya, dan mengindikasikan akan terjadinya surplus pasar.

Outlook yang lebih rendah di tengah berkecamuknya perang dagang AS-China serta gonjang-ganjing Brexit dinilai dapat memengaruhi kebijakan OPEC dan sekutunya untuk mempertahankan atau menyesuaikan kebijakannya soal pemangkasan produksi.

OPEC dalam laporannya menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi hanya 3,1% dari sebelumnya 3,2% dan menyatakan bahwa kenaikan permintaan minyak tahun depan akan kalah dari pertumbuhan suplai minyak yang diproduksi produsen minyak saingannya, seperti AS.

"Hal ini menegaskan adanya tanggung jawab bersama dari negara-negara produsen untuk menjaga stabilitas pasar minyak guna menghindari gejolak yang tak diinginkan dan potensi kembalinya ketidakseimbangan di pasar," ungkap laporan tersebut seperti dikutip Reuters, Rabu (11/9/2019).

OPEC, Russia dan sejumlah produsen lainnya sejak 1 Januari lalu telah menerapkan kebijakan pemangkasan produksi hingga 1,2 juta bph. Kerja sama yang dinamai OPEC+ tersebut pada Juli memperbarui pakta pemangkasan produksi hingga Maret 2020. Komite aliansi tersebut akan mengkaji ulang pakta tersebut pada Kamis besok.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Sekjen Baru OPEC: Rusia...
Sekjen Baru OPEC: Rusia Pemain Besar dan Sangat Berpengaruh dalam Peta Energi Dunia
Usai Melonjak, Harga...
Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melompat ke Level Tertinggi
Ogah Genjot Produksi,...
Ogah Genjot Produksi, OPEC Menampar Eropa di Tengah Rencana Embargo Minyak Rusia
OPEC dan Rusia Setuju...
OPEC dan Rusia Setuju Pangkas Produksi Minyak Besar-besaran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved