Distributor Alat Kesehatan Bidik Dana IPO Rp150 Miliar

Jum'at, 13 September 2019 - 18:23 WIB
Distributor Alat Kesehatan...
Distributor Alat Kesehatan Bidik Dana IPO Rp150 Miliar
A A A
JAKARTA - Calon emiten yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi alat kesehatan PT Itama Ranoraya berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan mengincar dana segar hingga Rp150 miliar.

Dalam aksi korporasi ini perseroan menerbitkan sebesar 400 juta saham baru yang merupakan Saham Biasa atau sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah penawaran umum.

Direktur Itama Ranoraya Heru Firdausi mengatakan, perseroan berencana menawarkan harga saham perdana di kisaran Rp315-375 per lembar saham. Dengan demikian perusahaan berharap bisa memperoleh dana segar berkisar Rp126 miliar hingga Rp150 miliar.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi efek akan digunakan sekitar 60% untuk mengembangkan pusat dan jejaring pemasaran secara bertahap di beberapa kota di Indonesia selama periode 2019-2020.

“Sisanya sekitar 40% akan digunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan,” kata dia dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Perseroan yang berkantor pusat di Jl. Otto Iskandardinata Raya, Jakarta Timur ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi alat kesehatan.

Perseroan mendistribusikan beberapa perangkat medis, antara lain, Oneject Auto Disable Syringe (ADS), Abbott Diagnostik, TerumoBCT, dan Ortho Clinical Diagnostic.

Pangsa pasar perseroan merupakan institusi kesehatan swasta maupun milik pemerintahan seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Rumah Sakit, Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) di seluruh Indonesia, bersama dengan tingkat direktorat dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Saat ini Produk perseroan sudah tersebar luas di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Itama Ranoraya Teten W. Setiawan optimis dengan rekam jejak lebih dari 10 tahun serta didukung dengan tim manajemen berpengalaman dalam industri peralatan kesehatan, perseroan dapat bertahan dan terus berkembang.

“Perseroan sudah memperoleh beberapa pencapaian melalui kerjasama dengan pemerintah seperti pengadaan alat suntik dan reagensia ke Kementerian Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta memenuhi kebutuhan reagensia screening darah untuk PMI. Selain itu juga memenuhi kebutuhan ADS untuk BKKBN Dinas Kesehatan Daerah, rumah sakit, Puskesmas, dan apotik, serta memenuhi kebutuhan bahan habis pakai Terumo Bct di klinik spesialis,” bebernya.

Perseroan menerapkan beberapa strategi bisnis untuk menjalankan kegiatan usahanya, mulai dari pengembangan bisnis terhadap pelanggan potensial dan memacu kinerja keuangan, meningkatkan kapasitas penjualan, meningkatkan skala ekonomi melalui efisiensi dalam operasi dan sistem IT, serta meningkatkan dan mempertahankan kinerja tim manajemen secara optimal.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IRRA Gandeng Jaringan...
IRRA Gandeng Jaringan KAEF Pasok Kebutuhan Alat Diagnostik
Akuisisi Oneject, Itama...
Akuisisi Oneject, Itama Ranoraya Siapkan Capex Rp300 Miliar
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Itama Ranoraya Sebar...
Itama Ranoraya Sebar Dividen Rp18 Miliar ke Pemagang Saham
Alat Tes Antigen Laris...
Alat Tes Antigen Laris Manis, Penjualan IRRA Melonjak 366 Persen
Raup Cuan Imbas Pandemi,...
Raup Cuan Imbas Pandemi, Laba Emiten Alat Medis Ini Melejit 844%
Berita Terkini
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
22 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
36 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
1 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
2 jam yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
2 jam yang lalu
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved