Penurunan Suku Bunga Bakal Mendorong Investasi

Jum'at, 20 September 2019 - 00:46 WIB
Penurunan Suku Bunga...
Penurunan Suku Bunga Bakal Mendorong Investasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia sudah sangat tepat. Salah satunya penurunan suku bunga 25 basis points (bps) yang sesuai dengan ekspektasi. Hal ini bisa mendorong investasi ke Indonesia.

"Bauran kebijakan BI dengan pelonggaran kebijakan moneter, relaksasi kebijakan makroprudensial dan penguatan kebijakan operasi pasar diharapkan dapat mendorong pertumbuhan investasi," ujar Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Dia menambahkan investasi yang bakal tumbuh, khususnya investasi non bangunan sehingga dapat mendorong permintaan kredit korporasi sejalan dengan penurunan cost of borrowing yang terindikasi dari penurunan suku bunga kredit perbankan. "Jadi kredit akan tumbuh," tambahnya.

Selain pelonggaran kebijakan moneter, bauran kebijakan BI seperti makroprudensial seperti pelonggaran LTV dan penyesuaian RIM (rasio intermediasi makroprudensial) juga dilonggarkan dalam rangka meningkatkan kapasitas penyaluran kredit sektor perbankan. Sehingga hal ini dapat mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan yang selanjutnya diharapkan dapat memacu permintaan kredit perbankan.

Selain kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif, BI juga melakukan penguatan strategi moneter dengan menggantikan SBI 12 bulan menjadi RR-SBN 12 bulan yang diharapkan dapat mendorong efektivitas transmisi kebijakan moneter.

BI menegaskan kebijakan memangkas suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,25%, telah mempertimbangkan rendahnya tingkat inflasi, terjaganya stabilitas eksternal seiring dengan ekspektasi surplus neraca pembayaran serta sebagai langkah pre-emptive dalam rangka mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi global terhadap ekonomi domestik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI Rate Naik 6,25%,...
BI Rate Naik 6,25%, Investasi Ini Masih Bersinar
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Rate Dipangkas Jadi...
BI Rate Dipangkas Jadi 6%, Ekonom: Jamu Manis Jelang Transisi Pemerintahan
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
26 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved