Gunung Raja Paksi Raih Dana IPO Rp1,033 Triliun

Jum'at, 20 September 2019 - 12:16 WIB
Gunung Raja Paksi Raih...
Gunung Raja Paksi Raih Dana IPO Rp1,033 Triliun
A A A
JAKARTA - Emiten industri baja PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) secara resmi mencatatkan saham (listing) di Bursa efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/ IPO) yang menjadi emiten ke- 36 tahun ini.

Saat pencatatan saham perdana, GGRP langsung naik Rp85 (10,12%) ke Rp925 per saham dari harga penawaran Rp840 per saham. Saham perusahaan baja asal Cikarang ini diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak satu kali dengan volume 100 lot saham dan menghasilkan nilai sebesar Rp9,25 juta.

Presiden Direktur GGRP, Alouisius Maseimilian menjelaskan, perseroan melepas sebanyak 1,23 miliar lembar saham dengan harga penawaran Rp840 per saham sehingga GGRP meraih dana segar sebesar Rp1,033 triliun dari lantai bursa.

“Dalam masa penawaran umum, perseroan oversubscribe (kelebihan permintaan) sebanyak sembilan kali,” katanya di Jakarta, kemarin. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Menurut Alouisius, dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 99,52% akan digunakan untuk pelunasan utang dalam pembelian aset tetap dan biaya operasi serta sekitar 0,48% akan digunakan untuk tambahan modal kerja.

“Harapannya, ke depan produktivitas bisa ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang masih luas,” katanya. Diketahui, pemain industri baja di Indonesia masih memiliki peluang sangat luas untuk bertumbuh, mengingat konsumsi baja per kapita Indonesia yang masih rendah dan kapasitas produksi baja domestik yang masih belum bisa memenuhi permintaan sehingga membuat Indonesia masih melakukan impor baja.

Indonesia memiliki pertumbuhan GDP rata-rata tahun 2018 sekitar 5,17% per tahun dan kuartal I/2019 sekitar 5,07%. Dengan adanya pertumbuhan ini, konsumsi baja per kapita ikut bertumbuh.

Menurut dia, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki prospek usaha yang tinggi karena memiliki tingkat konsumsi berpotensi bertambah menyamai negara-negara tetangga di masa mendatang.

Selain itu, dengan meningkatnya anggaran infrastruktur akan mendorong konsumsi baja nasional. Menurut data South East Asia Iron and Steel Institute (SEAISI), konsumsi baja per kapita Indonesia paling rendah di antara negara ASEAN. (Heru Febrianto)

(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
250 Emiten dan 100 Eksekutif...
250 Emiten dan 100 Eksekutif Bersaing dengan Kinerja Terbaiknya
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun
Samator Indo Gas Bukukan...
Samator Indo Gas Bukukan Laba Rp85,8 Miliar di Kuartal III-2024
BUMA Internasional Lanjutkan...
BUMA Internasional Lanjutkan Pemulihan Kinerja di Kuartal III-2025
TBS Energi Utama Tuntaskan...
TBS Energi Utama Tuntaskan Transisi ke Sektor Rendah Karbon, Perkokoh Ekspansi Global
Amman Mineral Bukukan...
Amman Mineral Bukukan Laba Bersih USD258 Juta di 2025
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
56 menit yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
1 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
1 jam yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
1 jam yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
2 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved