Kemarau Panjang, Lahan Kedelai Gunungkidul Tetap Teraliri Air

Minggu, 22 September 2019 - 16:08 WIB
Kemarau Panjang, Lahan...
Kemarau Panjang, Lahan Kedelai Gunungkidul Tetap Teraliri Air
A A A
JAKARTA - Kelompok Tani (Poktan) Rukun Agawe Makmur Beji Patuk bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar panen kedelai bersama. Acara panen di Bulak Beji Patuk ini dihadiri Kepala Dinas DPP bersama Sekretaris Dinas serta rombongan, Koord Penyuluh Patuk dan para PPL serta poktan RAS dan anggotanya.

Sugeng, ketua poktan RAS melaporkan, panen di musim kemarau karena poktan memanfaatkan bantuan irigasi perpompaan dari DPP sehingga sampai musim tanam 3 bisa mengairi 16 hektar (ha). Dengan rincian untuk jagung 7 ha, kedelai 1 ha, padi 1 ha, bawang merah 1 ha, kacang tanah 5 ha, campuran sayuran 1 ha dengan sumber air sungai Oya.

"Hasil panen kedelai mencapai 1,3 ton per hektar dengan harga di petani Rp8.000 per kg. Poktan RAS sangat berterimakasih atas bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian lewat DPP, berharap kedepan semakin luas jaringan airnya sehingga bisa mengairi 30 ha," ujar Sugeng.

Kepala DPP, Bambang Wisnu Broto, mengapresiasi keberhasilan petani mengoptimalkan lahan dengan irigasi perpompaan di musim kemarau.

"Kami harap petani semakin bersemangat memanfaatkan lahan dengan jenis komoditas pangan apapun. Yang penting menghasilkan kesejahteraan petani sesuai pilihan komoditasnya," ujar Bambang.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, mengatakan manfaat irigasi perpompaan bagi kelompok tani sangatlah besar.

"Kami berharap bantuan irigasi ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal sehingga petani bisa menanam dengan tenang dengan hasil maksimal juga," kata Sarwo Edhy, Minggu (22/9/2019).

Dalam tiga tahun terakhir, Direktorat Jenderal PSP Kementerian Pertanian giat membangun irigasi perpompaan. Baik untuk mendukung kebutuhan tanaman pangan, hortikultura maupun peternakan.

Selama tiga tahun atau tepatnya sejak 2016 hingga 2019, irigasi perpompaan untuk tanaman pangan telah dibangun sebanyak 2.358 unit. Sementara untuk kebutuhan tanaman hortikultura dan peternakan masing-masing telah dibangun 429 unit dan 322 unit.

Sarwo Edhy mengatakan, dampak dari pembangunan irigasi perpompaan untuk mendukung tanaman pangan diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) 0,5.

Dari 2.358 unit irigasi perpompaan yang telah dibangun, bila masing-masing unit dapat mengairi seluas 10 hektar, maka luas lahan yang dapat diairi saat musim kemarau seluas 47.160 hektar.

"Bila peningkatan IP 0,5 dapat dicapai, maka akan didapat penambahan luas tanam seluas 29.780 hektar. Dampak selanjutnya diperoleh peningkatan produksi sebanyak 154.850 ton," jelas Sarwo Edhy.

Lebih lanjut Sarwo Edhy memaparkan, irigasi perpompaan dibangun untuk mendukung komoditas hortikultura sebanyak 429 unit. Bila masing-masing unit mampu mengairi 10 hektar, maka dari seluruh irigasi perpompaan yang dibangun akan mengairi lahan hortikultura saat musim kemarau seluas 4.290 hektar.

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian juga telah membangun irigasi perpompaan untuk mendukung kebutuhan ternak ruminansia sebanyak 322 unit.

"Dengan estimasi satu unit mampu melayani air sebanyak 10 ekor ternak, maka terdapat 3.220 ekor ternak yang terjamin ketersediaan air minum dan sanitasi kandangnya," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Diminta Antisipasi...
Pemerintah Diminta Antisipasi Kemarau Panjang Akibat El Nino
Antisipasi Musim Kemarau,...
Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Optimalkan Lahan Sawah melalui Penyediaan Irigasi Pertanian
Mentan YSL Perkenalkan...
Mentan YSL Perkenalkan Irigasi Perpompaan, Petani Padeglang Kini Bisa Dua Kali Tanam
Hadapi Ancaman Kemarau...
Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Kementan Minta Petani Ikut Program Asuransi Usaha Tani
Review IPDMIP, Kementan...
Review IPDMIP, Kementan Dukung Keberlanjutan Irigasi
Kementan Latih Petani...
Kementan Latih Petani Kenali Musuh Alami melalui Sekolah Lapang IPDMIP
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
4 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
5 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
6 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
7 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
8 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved