IHSG Awal Pekan Ditutup Anjlok ke 6.206 Saat Bursa Asia Berjatuhan
Senin, 23 September 2019 - 16:58 WIB
IHSG Awal Pekan Ditutup Anjlok ke 6.206 Saat Bursa Asia Berjatuhan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (23/9/2019) ditutup merosot cukup dalam untuk mengiringi penyusutan bursa utama Asia lainnya. Hingga akhir sesi, IHSG jatuh -25.27 poin atau setara dengan -0.41% ke posisi 6.206,20.
Sebelumnya pada awal perdagangan, bursa saham Tanah Air naik 16,110 poin atau 0,258% menjadi 6.247,58. Raihan itu lebih dari sebelumnya yang bertengge di level 6.231,47 pada penutupan Jumat (20/9) lalu.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,98 triliun dengan 15,27 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp269,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,14 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,87 triliun. Tercatat sebesar 155 saham menguat, 295 melemah dan 165 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) naik Rp185 menjadi Rp1.320, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) bertambah Rp150 menjadi Rp4.900 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) melonjak Rp110 ke posisi Rp2.280.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) turun Rp150 menjadi Rp5.350, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp60 menjadi Rp1.160 serta PT Bank Pembangunan Barat Dan Banten (BJBR) lebih rendah Rp35menjadi Rp1.605.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, sebagian besar pasar saham Asia bergerak turun lebih rendah pada akhir perdagangan, Senin saat investor masih mengawasi perkembangan seputar pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China. Saham daratan China menyusun dipimpin kejatuhan Komposit Shanghai mencapai 0,98% hingga berada di level 2.977,08 dan komposit Shenzhen anjlok 0,912% menjadi 1.660,06.
Tren pelemahan juga menimpa indeks Hang Seng, Hong Kong usai kehilangan 213.27 poin yang setara dengan -0.81% di posisi 26.222,40 pada akhir sesi. Saham perusahaan yang terkait dengan Fosun China mengalami penurunan, menyusul runtuhnya firma perjalanan tertua di dunia. Dimana Thomas Cook — konglomerat Tiongkok adalah pemegang saham terbesar di firma tersebut. Fosun pariwisata ambruk 4,36% dan Fosun internasional merosot 1,34%.
Sementara indeks Kospi di Korea Selatan (Korsel) ditutup dengan cenderung mendatar pada level 2,091.70 untuk mengiringi bursa utama Australia yakni S&P/ASX 200 di Australia dimana tercatat 0,28% lebih tinggi pada posisi 6.749,70. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang 0,15%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang ditutup pada hari Senin karena liburan.
Sebelumnya pada awal perdagangan, bursa saham Tanah Air naik 16,110 poin atau 0,258% menjadi 6.247,58. Raihan itu lebih dari sebelumnya yang bertengge di level 6.231,47 pada penutupan Jumat (20/9) lalu.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,98 triliun dengan 15,27 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp269,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,14 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,87 triliun. Tercatat sebesar 155 saham menguat, 295 melemah dan 165 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) naik Rp185 menjadi Rp1.320, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) bertambah Rp150 menjadi Rp4.900 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) melonjak Rp110 ke posisi Rp2.280.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) turun Rp150 menjadi Rp5.350, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp60 menjadi Rp1.160 serta PT Bank Pembangunan Barat Dan Banten (BJBR) lebih rendah Rp35menjadi Rp1.605.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, sebagian besar pasar saham Asia bergerak turun lebih rendah pada akhir perdagangan, Senin saat investor masih mengawasi perkembangan seputar pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China. Saham daratan China menyusun dipimpin kejatuhan Komposit Shanghai mencapai 0,98% hingga berada di level 2.977,08 dan komposit Shenzhen anjlok 0,912% menjadi 1.660,06.
Tren pelemahan juga menimpa indeks Hang Seng, Hong Kong usai kehilangan 213.27 poin yang setara dengan -0.81% di posisi 26.222,40 pada akhir sesi. Saham perusahaan yang terkait dengan Fosun China mengalami penurunan, menyusul runtuhnya firma perjalanan tertua di dunia. Dimana Thomas Cook — konglomerat Tiongkok adalah pemegang saham terbesar di firma tersebut. Fosun pariwisata ambruk 4,36% dan Fosun internasional merosot 1,34%.
Sementara indeks Kospi di Korea Selatan (Korsel) ditutup dengan cenderung mendatar pada level 2,091.70 untuk mengiringi bursa utama Australia yakni S&P/ASX 200 di Australia dimana tercatat 0,28% lebih tinggi pada posisi 6.749,70. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang 0,15%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang ditutup pada hari Senin karena liburan.
(akr)
Lihat Juga :