Banjir Produk Impor di E-Commerce, Sri Mulyani Ogah PLB Disalahkan

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 22:13 WIB
Banjir Produk Impor...
Banjir Produk Impor di E-Commerce, Sri Mulyani Ogah PLB Disalahkan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan, bahwa banjirnya produk impor yang dijual e-commerce bukan karena adanya kehadiran Pusat Logistik Berikat (PLB). Diketahui sebelumnya para pelaku usaha dalam negeri mengeluhkan maraknya produk-produk impor yang dijual melalui online khususnya platform e-commerce.

"Ada juga keluhan kepada saya PLB e-commerce yang seakan ciptakan banjir produk dari luar. Kalau ada yang mengeluh terutama di dunia e-commerce mereka tersaingi, sampai hari ini PLB e-commerce belum ada satu pun yang beroperasi," jelas Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Meski begitu, mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan pemerintah sebagai pemangku kebijakan akan terus mendengar semua pendapat para pelaku usaha hingga masyarakat. Hal itu untuk membuat kebijakan yang dihasilkan memang memberikan solusi terhadap persoalan yang tengah terjadi.

"Artinya, kami kalau ada keluhan tentu akan terus mendengar, meneliti, dan melakukan evaluasi. Sehingga kalau mengetahui secara detail, kami bisa merespons sesuai dengan persoalan yang ada," paparnya

Sebelumnya, Menkeu mengungkapkan pihaknya menemukan ada 15 pelaku usaha yang memalsukan keterangan produk, agar tidak perlu mendapat rekomendasi Kemenperin dan persetujuan Kemendag. Meskipun demikian, para pelaku usaha curang tersebut dapat dipastikan tidak dapat mengimpor barangnya melalui PLB.

Sebab, PLB melakukan pengecekan langsung sampai ke dalam produk impor. "DJBC (Direktorat Jenderal Bea Cukai) akan melakukan pengawasan kepada importasi TPT melalui sinergi dengan DJP, serta pengawasan fisik melalui patroli terutama untuk mencegah penyelundupan Balepress (baju bekas)," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Sebut Kawasan...
Menperin Sebut Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Jadi Pintu Masuk Impor Ilegal
Bangun Pusat Logistik...
Bangun Pusat Logistik Berikat, Barata Indonesia Investasi Rp3,5 Miliar
Fasilitas Pusat Logistik...
Fasilitas Pusat Logistik Berikat Bantu PT Seo Heung Indoraya Tingkatkan Produktivitas
KAI Logistik Kembangkan...
KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi
Wow, Transaksi e-Commerce...
Wow, Transaksi e-Commerce 2022 Diprediksi Tembus Rp540 Triliun
Star-Up Pengiriman Barang...
Star-Up Pengiriman Barang Berbasis Teknologi, Ondelivery Dorong Pertumbuhan e-Commerce
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
5 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
5 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
6 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
6 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
6 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved