Cadev Tergerus, Ekonom Peringatkan Arus Modal Asing Terus Berkurang

Senin, 07 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Cadev Tergerus, Ekonom...
Cadev Tergerus, Ekonom Peringatkan Arus Modal Asing Terus Berkurang
A A A
JAKARTA - Tergerusnya cadangan devisa (Cadev) pada bulan September 2019 menurut Ekonom Indef Bhima Yudisthira, perlu menjadi perhatian serius karena tekanan dari sisi arus modal Asing yang mulai berkurang. Seperti diketahui Cadev bulan September 2019 tercatat USD124,3 miliar atau lebih rendah dari posisi akhir Agustus 2019 yang mencapai USD126,4 miliar.

"Kondisi eksternal dan internal sama-sama berpengaruh. Ketidakpastian perang dagang, isu resesi dan instabilitas geopolitik di Hong Kong mempengaruhi kepercayaan investor portfolio untuk masuk ke negara berkembang," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (7/10/2019)

Sambung dia menambahkan, jika sebelumnya pemerintah mengandalkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) untuk dorong masuknya devisa, kondisi sekarang makin menantang. "Apalagi pasca penurunan suku bunga dimana bunga obligasi juga terdampak turun," jelasnya

Sementara dari sisi domestik, kinerja neraca dagang belum menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan. Ekspor pastinya masih rendah, dipengaruhi masih belum pulihnya harga komoditas unggulan seperti karet, sawit dan batu bara.

Di sisi lain tekanan impor mungkin meningkat seiring harga minyak mentah dunia yang naik dan persiapan stok BBM jelang akhir tahun. Diprediksi cadev akan terus terkoreksi hingga akhir tahun dikisaran USD120 hingga USD123 miliar. "Tingkat cadev yang menurun mempengaruhi kesiapan BI untuk stabilkan kurs rupiah bila kondisi ekonomi global memburuk," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BI Optimis Aliran...
Bos BI Optimis Aliran Modal Asing Deras, Ini Alasannya
Cadev dan Aliran Modal...
Cadev dan Aliran Modal Asing Jadi Amunisi IHSG Menuju 6.472
Aliran Modal Asing Kabur...
Aliran Modal Asing Kabur Rp1,48 Triliun Selama 17-20 Mei
Dana Asing Rp1,61 Triliun...
Dana Asing Rp1,61 Triliun Kabur ke Luar Negeri, Kepercayaan Investor Diganggu Demo Ricuh
Duit Asing Masuk ke...
Duit Asing Masuk ke Indonesia Rp3,86 Triliun dalam Sepekan
Awal Tahun 2021, RI...
Awal Tahun 2021, RI Kebanjiaran Dana Asing USD5,1 Miliar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved