Rupiah Menguat di Awal Sesi Saat Poundsterling Bersinar

Jum'at, 11 Oktober 2019 - 10:24 WIB
Rupiah Menguat di Awal...
Rupiah Menguat di Awal Sesi Saat Poundsterling Bersinar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (10/11/2019) dibuka menguat untuk semakin berdiri kokoh di zona hijau. Tren perbaikan rupiah mengiringi Poundsterling yang bersinar di sesi pagi serta terangkatnya Yen Jepang seiring harapan baru negosiasi dagang AS-China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menanjak naik menjadi Rp14.139/USD. Level tersebut memperlihatkan kebangkitan mata uang Garuda dari kemarin di Rp14.157/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan lonjakan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.120/USD dengan pergerakan harian Rp14.120 sampai dengan Rp14.140/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal perlawanan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.145/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga bangkit ke level Rp14.130/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.150/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.126-Rp14.144/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi merangkak naik hingga level Rp14.145/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah mampu naik tipis dari sebelumnya Rp14.149/USD .

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China dan optimistis komentar dari Eropa terkait negosiasi Brexit mendorong kembali mata uang safe haven yakni Yen. Ditambah menjadi sentimen positif untuk mengangkat Pounds Inggris serta euro pada awal perdagangan, Jumat.

Pounds mencetak kenaikan terbesar dalam sesi semalam, dengan melompat 2% terhadap dolar. Ditambah merilis persentase keuntungan harian terbesar dalam tujuh bulan didorong harapan resolusi Brexit.

Pada sesi terakhir, Poundsterling diperdagangkan padal evel 1,2431 terhadap USD, setelah meningkat menjadi 1,2469 pada hari Kamis, kemarin. Euro juga meningkat saat berhadapan dengan dolar AS menjadi 1,1007 ketika sebelumnya sempat melesat ke 1,1034 atau menjadi kinerja terkuat dalam hampir tiga minggu.

Yen membantu mengirim indeks dolar ke posisi 98,709, atau yang terakhir kali terlihat pada posisi rendah di 25 September, lalu. Namun Yen menghapus sedikit keuntungan menjadi 107,92 terhadap dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
2 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
4 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
5 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
6 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
16 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved