Konsumen Harus Mendapatkan Informasi Akurat Soal Produk

Selasa, 15 Oktober 2019 - 01:12 WIB
Konsumen Harus Mendapatkan...
Konsumen Harus Mendapatkan Informasi Akurat Soal Produk
A A A
JAKARTA - Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) menilai, dunia usaha perlu melakukan beberapa upaya untuk mengurangi risiko kesehatan melalui inovasi-inovasinya. Karenanya diperlukan akses terhadap informasi tersebut, baik dari pemerintah maupun perusahaan.

"Kami telah melakukan penelitian tentang hak atas informasi dan inovasi ilmiah di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan produk alternatif atau yang kurang berbahaya," ujar Ketua FIHRRST, Marzuki Darusman dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/10/2019).

Menurut dia, pelaku usaha dapat mengambil pendekatan proaktif untuk mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh produk-produk yang dijual.

"Pelaku usaha tidak bisa hanya menunggu pemerintah untuk mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang dirancang untuk melindungi pelanggan mereka," ujarnya.

Karena itu, lanjut Marzuki, pelaku usaha harus secara aktif menginformasikan kepada publik tentang inovasi ilmiah yang mungkin kurang berbahaya bagi kesehatan mereka. Selain itu, pelaku usaha perlu membuat penelitian-penelitian yang mereka lakukan agar tersedia bagi komunitas akademik, ilmiah, dan medis untuk dapat ditinjau secara independen.

"Konsumen harus memiliki akses ke produk-produk kurang berbahaya dengan pengetahuan yang cukup. Di sini, pemerintah harus terlibat dari tahap penelitian hingga dalam mengomunikasikan ke masyarakat," tegasnya.

Sementara, Pendiri dan Ketua dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Achmad Syawqie, menambahkan perlu dilakukan penelitian ilmiah yang lebih mendalam tentang produk tembakau alternatif dan hasilnya dibuka untuk umum.

"Dengan mempertimbangkan berbagai manfaat dari konsep dan pendekatan pengurangan bahaya untuk menurunkan prevalensi merokok dan mempertimbangkan semakin banyak bukti independen dan penelitian ilmiah," tegasnya.

Kedua, perlu dibuat peraturan perundang-undangan yang mencerminkan pemahaman terkini tentang sains dan teknologi secara transparan dan obyektif. Apabila departemen atau kementerian terkait telah mengevaluasi produk-produk tersebut, negara dapat mengizinkan pelaku usaha yang menghasilkan produk-produk alternatif untuk menjual produk-produk tersebut kepada masyarakat dengan batasan-batasannya.

"Masyarakat berhak untuk memperoleh informasi terbuka. Upaya pemerintah untuk menyampaikan informasi harus lebih ditingkatkan melalui berbagai aplikasi kemajuan teknologi dan media, konsisten, dan memperkuat sistem informasi kesehatan," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Penggunaan...
Pembatasan Penggunaan Produk Tembakau Alternatif Langgar Hak Konsumen
Kajian Ilmiah soal PTA...
Kajian Ilmiah soal PTA Perlu Dilakukan, Hasilnya Penting untuk Konsumen dan Industri
Ini Kata Konsumen Tentang...
Ini Kata Konsumen Tentang Produk Tembakau Alternatif
Hari Hak untuk Tahu...
Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Konsumen Desak Pemerintah Berikan Informasi Tepat Soal HPTL
Produk Tembakau Alternatif...
Produk Tembakau Alternatif Butuh Regulasi Berbasis Profil Risiko
Miliki Potensi Besar,...
Miliki Potensi Besar, Begini Perjalanan Produk Tembakau Alternatif
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
32 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved