Bukalapak Mapankan Warung dengan Teknologi

Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:29 WIB
Bukalapak Mapankan Warung...
Bukalapak Mapankan Warung dengan Teknologi
A A A
JAKARTA - Bukalapak dinilai sebagai perusahaan rintisan dan e-commerce yang memiliki jaringan mitra warung terbanyak dibanding pemain lain dengan keberhasilannya mendorong terciptanya usaha mandiri di masyarakat. Program Mitra Bukalapak yang dimulai sejak 2017 hingga saat ini telah memiliki 2,5 juta Mitra Bukalapak di seluruh Indonesia.

Co-Founder dan Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid menjelaskan bahwa Bukalapak terus berinovasi agar warung tradisional yang bekerjasama dapat meningkatkan volume transaksi bisnisnya. Ia yakin, penggunaan teknologi bisa membantu mitra warung untuk menciptakan kemapanan.

"Kami berusaha supaya penghasilan mitra warung dan agen bisa lebih stabil, bahkan transaksi yang terjadi di warung meningkat misalnya dengan kemudahan menemukan lokasi warung lewat penelusuran Google Bisnisku," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).

Merujuk ke riset CLSA Ltd yang berbasis di Hong Kong dengan judul "E-warung, Indonesia’s New Digital Battleground" yang dirilis pada September 2019 , 65-70% dari penjualan ritel Indonesia terjadi di warung dan akan menjadi medan pertempuran utama untuk e-payment dan fintech. CLSA menyebut bahwa Bukalapak, memiliki jaringan warung terbanyak dibanding pemain lain di Indonesia.

Warung disebut-sebut sebagai pintu utama dalam inklusi finansial di Indonesia, di mana hanya 49% penduduk usia 15 tahun ke atas memiliki rekening bank. "Kami percaya bahwa tingkat kesuksesan program warung akan menentukan pemenang pemain payment di negara ini," tulis CLSA. CLSA menyebut, warung Mitra Bukalapak mudah ditemukan di berbagai daerah, terutama di tiga kota besar Jakarta, Bandung dan Surabaya., dibandingkan pemain lain.

Pada umumnya, Mitra Bukalapak menyebut dari sisi pendaftaran mudah dan memiliki banyak keuntungan. CLSA menyebut bahwa program Mitra Bukalapak, dengan memudahkan warung-warung mendapatkan berbagai kebutuhan untuk para pembeli konsumen di sekitar, turut berkontribusi meningkatkan ekonomi keluarga.

Dengan model Mitra dan Agen, Bukalapak dinilai berhasil menawarkan harga yang lebih murah, dibandingkan dengan tempat pengadaan tradisional, sambil menghilangkan kebutuhan pemilik warung untuk secara fisik mengunjungi dan membawa kembali inventaris dari pasar grosir dan toko.

Model Mitra Bukalapak juga disebut berhasil memparalelkan hubungan warung dan agen perorangan ke dalam usaha O2O yang lebih luas yang menguntungkan bisnis inti ritel online. Misalnya, pada aplikasi ritel online Bukalapak, ada ikon pencari lokasi untuk pengguna temukan, dan insentif untuk membeli dari mitra warung Mitra Bukalapak yang berdekatan. Ini menguntungkan warung dan secara tidak langsung menciptakan peningkatan permintaan sumber dari warung ke Bukalapak.

"Inisiatif O2O ini berhasil, dengan 10% pengguna baru di platform ritel online perusahaan yang terdiri dari konsumen yang telah berbelanja / bertransaksi di warung dan agen mitranya," tulis CLSA dalam risetnya.

Dengan model Mitra Bukapalak maupun Agen individual diberdayakan untuk membantu konsumen yang tidak memiliki sarana pembayaran online, dan yang tidak terbiasa atau tidak nyaman berbelanja online, untuk melakukannya di platform ritel online Bukalapak.

Platform DANA yang diintegrasikan di Bukalapak juga turut memudahkan konsumen untuk bertransaksi secara cashless di warung-warung. Integrasi ini menjadikan DANA sebagai platform pembayaran paling cepat dari sisi pertumbuhan. Menurut CLSA, siapa pun yang menetapkan kepemimpinan pembayaran di warung akan membantu menentukan kepemimpinan pembayaran secara keseluruhan.

"Bukalapak melakukan hal yang benar dalam mencoba membedakan dirinya dari pengecer online yang lebih kuat secara finansial. Bukalapak akan memiliki tahun yang kuat dalam pertumbuhan bisnis inti C2C-nya, Untuk 2019, kami memperkirakan pertumbuhan 58% (YoY) di GMV untuk platform C2C-nya," tulis CLSA.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan Komunitas Bukalapak...
Alasan Komunitas Bukalapak Paling Vibrant Dibanding Marketplace Lainnya
Bukalapak: Banyak Muncul...
Bukalapak: Banyak Muncul Penjual Palugada Gara-Gara Pandemi Covid-19
Ini Tiga Hal yang Jadi...
Ini Tiga Hal yang Jadi Fokus Bukalapak di 2021
Bukalapak Ingin Dikenal...
Bukalapak Ingin Dikenal Sebagai E-Commerce Paling Lokal
Bukalapak Klaim Beri...
Bukalapak Klaim Beri Tarif Termurah Demi Dukung UMKM Lokal
Bukalapak-Microsoft...
Bukalapak-Microsoft Beri UMKM Pelatihan Digital Agar Tidak Gaptek
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved