Danai Infrastruktur, ADB Beri Pinjaman Rp1,4 Triliun

Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:27 WIB
Danai Infrastruktur,...
Danai Infrastruktur, ADB Beri Pinjaman Rp1,4 Triliun
A A A
JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui pinjaman perantara senilai USD100 juta pada Pemerintah Indonesia guna mengatalisasi investasi sektor swasta di berbagai proyek infrastruktur. Pinjaman ini akan membantu memobilisasi investasi sektor swasta untuk membangun dan membiayai proyek infrastruktur yang sangat dibutuhkan.

Direktur ADB untuk Indonesia, Winfried F. Wicklein mengatakan, bantuan ADB akan memenuhi kebutuhan pembiayaan infrastruktur di Indonesia dan menaikkan kualitas serta standar proyek-proyek infrastruktur. Infrastruktur berkualitas merupakan modal penting bagi pertumbuhan inklusif di Indonesia. Layanan infrastruktur ini untuk mendukung perekonomian berpenghasilan menengah yang modern dan kompetitif serta menyediakan kebutuhan dasar warganya.

“Kebutuhan infrastruktur di Indonesia masih sangat signifikan, dengan keperluan investasi tahunan yang diperkirakan mencapai lebih dari USD70 miliar,” ujar Winfried di Jakarta, kemarin.

Percepatan pembangunan infrastruktur merupakan prioritas pembangunan jangka menengah bagi Pemerintah Indonesia. Melalui Leveraging Private Infrastructure Investment Project, pemerintah akan menyalurkan dana ADB pada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) melalui badan usaha milik negara PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). IIF dan SMI merupakan dua institusi penting di sektor pembiayaan infrastruktur yang menyediakan pembiayaan proyek, layanan konsultasi, penjaminan, dan dukungan pembiayaan proyek untuk proyek-proyek infrastruktur.

Dengan bantuan ADB, IIF akan memberi pinjaman dengan ketentuan komersial bagi subproyek yang mengikuti standar serta pedoman IIF dan ADB. Menurut dia, pinjaman itu akan mendukung 12 proyek infrastruktur potensial di sektor kesehatan, energi terbarukan, telekomunikasi, dan transportasi.

Ekonom ADB untuk Indonesia, Yurendra Basnett menambahkan, bantuan ADB diharapkan bisa meningkatkan jumlah pendanaan yang lebih besar lagi berupa investasi swasta di berbagai sektor infrastruktur strategis. Hal tersebut membantu menambah nilai pinjaman ini. (Kunthi Fahmar Sandy)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bertemu Pimpinan ADB,...
Bertemu Pimpinan ADB, Jokowi Pamer Sukses Suntik Vaksin 330 Juta Warga
BUMN Dapat Pinjaman...
BUMN Dapat Pinjaman Rp7,7 Triliun dari ADB untuk Program Reformasi
ADB Beri Dukungan Investasi...
ADB Beri Dukungan Investasi Hijau Pabrik Daur Ulang rPET di Kendal
Pemprov - ADB Jajaki...
Pemprov - ADB Jajaki Kerja Sama Proyek Strategis di Jawa Timur
TBS Raih Pendanaan ADB...
TBS Raih Pendanaan ADB dan DBS Dorong Penggunaan Motor Listrik
ADB Prediksi Ekonomi...
ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2% di 2026, Ini Pendorongnya
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
59 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved