Ini Sederet Tantangan Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Maju

Rabu, 23 Oktober 2019 - 17:11 WIB
Ini Sederet Tantangan...
Ini Sederet Tantangan Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Maju
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI, Said Abdullah mengapresiasi komposisi tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju dari Jokowi-Ma'ruf Amin. Said menilai tim ekonomi ini merupakan kombinasi dari profesional dan politikus. Kombinasi yang diharapkan melahirkan sejumlah terobosan baru dalam bidang ekonomi yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai visi ekonomi Presiden Jokowi.

Kendati demikian, dia mengingatkan tim ekonomi baru harus bekerja keras untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia. Hal tersebut dinilai penting mengingat perlambatan ekonomi global masih terus membayangi ekonomi domestik.

"Melihat profil tim ekonomi Kabinet Jokowi-Ma'ruf 2019-2024, harus kerja keras untuk memperbaiki kondisi ekonomi kita. Sebab, tantangan ekonomi kita tidak hanya datang dari internal tetapi juga eksternal," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melihat berbagai tantangan yang masih mewarnai perekonomian Indonesia seperti stagnasi pertumbuhan ekonomi di angka 5%, rendahnya rasio pajak, ancaman defisit perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan (CAD) yang terus melebar, nilai tukar rupiah yang rentan.

Terlebih lagi, tantangan luar negeri mengenai ketidakpastian ekonomi global yang membuat ekspor Indonesia turun. Bahkan, para pelaku usaha global masih menunggu perkembangan perang dagang China dan Amerika Serikat terkait kesepakatan damai dagang fase satu pada November nanti.

"Semuanya adalah pekerjaan rumah yang dihadapi ekonomi Indonesia pemerintah ke depan," katanya.

Namun, dia optimis dengan komposisi kabinet yang baru saja dilantik itu. Maka itu, kekompakan tim ekonomi dalam mendesain kebijakan ekonomi mutlak diperlukan.

Pasalnya, tim kerja yang andal dalam bidang ekonomi menjadi kunci penting untuk mewujudkan visi ekonomi yang telah disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato pelantikannya, Minggu 20 Oktober lalu.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menargetkan pada 2045, Indonesia telah menjadi negara maju bahkan masuk dalam jajaran 5 besar ekonomi dunia. Indonesia juga harus mampu keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah dengan pendapatan per kapita Rp320 juta per tahun atau Rp27 juta per bulan.

"Kita harus tetap bangun semangat optimis, persoalan ekonomi adalah persoalan bangsa yang harus kita hadapi dan dukung bersama. Apalagi kita masih dalam fase bonus demografi. Jangan sampai bangsa ini terjebak dalam middle income trap," ungkapnya.

Said menjelaskan DPR akan tetap mengawasi kebijakan Pemerintah. DPR terus menjadi mitra yang efektif dan konstruktif untuk mengawasi jalannya roda pemerintah.

"Saya berharap, para pembantu presiden ini memiliki semangat kerja keras, anti korupsi, fokus untuk mensukseskan visi misi presiden, serta kebijakan yang inovatif. Saya yakin para menteri bisa memperbaiki kondisi ekonomi yang lebih baik bahkan bisa tumbuh di atas 5%," pungkas Ketua DPP PDIP bidang Perekonomian ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Menjaga Pertumbuhan...
Menjaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi
Menteri Ekonomi Jokowi...
Menteri Ekonomi Jokowi Kumpul di Bali, Ada Apa?
Tim Ekonomi Jokowi Bekerja...
Tim Ekonomi Jokowi Bekerja Tiap Hari, Bahlil: Kami Tidak Mengenal Sabtu-Minggu
Reshuffle Kabinet, Pengamat:...
Reshuffle Kabinet, Pengamat: Menteri Investasi Harus Cakap Diplomasi Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved