Penurunan Suku Bunga Diyakini Bakal Dorong Investasi

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 08:43 WIB
Penurunan Suku Bunga...
Penurunan Suku Bunga Diyakini Bakal Dorong Investasi
A A A
JAKARTA - Penurunan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis point (bps) sudah sesuai perkiraan pasar. Penurunan bunga acuan ini diyakini akan memberikan stimulus bagi perekonomian Indonesia, khususnya untuk mendorong investasi.

"Sesuai perkiraan, Bank Indonesia (BI) memutuskan kembali utk memangkas suku bunga acuannya 25 bps menjadi 5,0% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini. Kebijakan moneter yang akomodatif ditujukan untuk memberikan stimulus bagi perekonomian, secara khusus mendorong belanja dan konsumsi rumah tangga serta mendorong investasi seiring dengan penurunan cost of borrowing," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Dia menilai BI cenderung cukup agresif menurunkan suku bunga acuannya pada tahun ini. Hal ini membuat transmisi pelonggaran kebijakan moneter diperkirakan baru akan mempengaruhi perekonomian riil paling pada kuartal II atau III tahun 2020.

"Namun demikian, bauran kebijakan BI yakni kebijakan moneter dan makroprudensial perlu juga dikombinasikan dengan kebijakan fiskal yang akomodatif yang mendorong peningkatan pendapatan riil yang pada akhirnya dapat mendorong belanja konsumen," tambahnya.

Sebagai informasi, RDG BI pada 23-24 Oktober 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5% dari sebelumnya 5,25%. Selain itu BI juga menurunkan suku bunga deposit facility di angka 4,25% dan lending facility di 5,75%.

Keputusan bank sentral menurunkan suku bunga sejalan dengan inflasi yang rendah. Kebijakan itu disebut konsisten dengan rendahnya prakiraan inflasi yang berada di bawah titik tengah sasaran, tetap menariknya imbal hasil investasi aset keuangan domestik sehingga mendukung stabilitas eksternal.

Kebijakan itu juga sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan dari dampak pelambatan ekonomi global.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
1 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
1 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
2 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
2 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved