Rupiah Berakhir Menyusut di Akhir Sesi, Pounds Dekati Level Terendah
Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:38 WIB
Rupiah Berakhir Menyusut di Akhir Sesi, Pounds Dekati Level Terendah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (29/10/2019) menyusut setelah sempat sedikit membaik pada sesi siang untuk kemudian menutup hari ini di zona merah. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Pounds yang merosot mendekati level terendah dalam 10 hari.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah anjlok menjadi Rp14.030 per USD pada sesi penutupan atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.020/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.008 hingga Rp14.035/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terpuruk menjadi Rp14.035/USD dibandingkan sesi penutupan awal pekan kemarin Rp14.027 per USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.015-Rp14.035/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore justru menunjukkan performa positif serta melawan tren pelemahan. Hingga sesi penutupan, rupiah bertengger di Rp14.040/USD atau sedikit lebih tinggi dari sesi kemarin Rp14.045/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah justru masih tertahan pada zona merah di posisi Rp14.028/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah tertekan usai kemarin Rp14.023/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Pounds jatuh menuju level terendah dalam 10 hari di akhir perdagangan Selasa. Pound diperdagangkan pada posisi 1,2817 versus dolar AS mendekati posisi terendah sejak 17 Oktober dan turun 0,3% pada hari ini setelah jatuh 1,4% dari puncak 1,30 seminggu yang lalu. Sedangkan versus Euro, Pound diperdagangkan mendatar di sekitar 86,35.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah anjlok menjadi Rp14.030 per USD pada sesi penutupan atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.020/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.008 hingga Rp14.035/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terpuruk menjadi Rp14.035/USD dibandingkan sesi penutupan awal pekan kemarin Rp14.027 per USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.015-Rp14.035/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore justru menunjukkan performa positif serta melawan tren pelemahan. Hingga sesi penutupan, rupiah bertengger di Rp14.040/USD atau sedikit lebih tinggi dari sesi kemarin Rp14.045/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah justru masih tertahan pada zona merah di posisi Rp14.028/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah tertekan usai kemarin Rp14.023/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Pounds jatuh menuju level terendah dalam 10 hari di akhir perdagangan Selasa. Pound diperdagangkan pada posisi 1,2817 versus dolar AS mendekati posisi terendah sejak 17 Oktober dan turun 0,3% pada hari ini setelah jatuh 1,4% dari puncak 1,30 seminggu yang lalu. Sedangkan versus Euro, Pound diperdagangkan mendatar di sekitar 86,35.
(akr)