Mentan Yasin Limpo Ungkap 88 Daerah di Indonesia Rentan Rawan Pangan

Rabu, 30 Oktober 2019 - 14:31 WIB
Mentan Yasin Limpo Ungkap...
Mentan Yasin Limpo Ungkap 88 Daerah di Indonesia Rentan Rawan Pangan
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, ada 88 daerah di Indonesia rentan rawan pangan yang harus dibenahi. Hal ini disampaikan saat Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar perjanjian kerja sama bersama enam Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait sinergi serta dukungan terhadap program pengentasan daerah rentan rawan pangan.

Mentan Yasin Limpo mengatakan, bahwa perjanjian kerja sama ini untuk mempersiapkan kemampuan negara Indonesia untuk memiliki ketahanan khususnya di bidang pangan. "Ada 88 kabupaten/kota di Indonesia yang rentan rawan pangan. Jadi kita akan membenahi itu," ujar Syahrul di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Sambung dia menerangkan, akan menindaklanjuti 88 daerah rentan rawan itu dan bakal segera diatasi. "Jadi tidak boleh rawan, yang ada yakni rentan rawan. Hal itu berarti kita akan turun sepenuhnya untuk melihat dan memetakan daerah tersebut dengan baik," tegasnya.

Dia berharap dengan kerja sama ini, nantinya bisa menjamin rakyat bisa makan dengan baik dan pendidikan anak-anaknya terpenuhi. "Data yang kami dapat itu dari pemetaan yang diperoleh badan ketahanan pangan," pungkasnya.

Sementara sebelumnya terkait dengan tudingan mantan Mentan adanya data lahan baku sawah yang disahkan empat lembaga sebagai data mafia, pihaknya mengaku akan melakukan sinkronisasi data pertanian dengan Badan Pusat Statistik (BPS). "Saya akan rapat. Kita berharap ada kesatuan data yang ada, tidak boleh saling klaim kita itu Kementerian Pertanian (Kementan) yang lain tidak boleh pegang data lain," jelas Mentan beberapa waktu lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Diminta Perkuat...
Pemerintah Diminta Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan
Gandeng Sejumlah Perusahaan,...
Gandeng Sejumlah Perusahaan, YMPK Ajak Program Cetak 1.000 Sarjana Pertanian dan Bangun Kemandirian Pangan
Ketahanan Pangan Sebagai...
Ketahanan Pangan Sebagai Sasaran Pembangunan
Hadapi Krisis Pangan,...
Hadapi Krisis Pangan, NKV: Tema Hari Pangan Sedunia Jangan Jadi Jargon Semata
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
6 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
7 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
8 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
8 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved