Rupiah Tengah Pekan Berakhir Tertekan, Dolar Mendatar
Rabu, 30 Oktober 2019 - 17:12 WIB
Rupiah Tengah Pekan Berakhir Tertekan, Dolar Mendatar
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (30/10/2019) ditutup tertekan dengan cenderung mixed pada sesi tengah pekan hari ini. Penyusutan mata uang Garuda mengiringi laju dolar yang bergerak mendatar menjelang keputusan suku bunga acuan AS oleh The Fed.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat ambruk hingga menjadi Rp14.057/USD. Raihan tersebut jauh lebih rendah dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.040/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.044 per USD untuk jadi sinyal keterpurukan. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin berada di Rp14.028/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah stagnan di level Rp14.030 per USD atau berada pada posisi yang sama dari sebelumnya. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.020 hingga Rp14.047/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange justru menanjak menjadi Rp14.030/USD dari sesi penutupan Selasa, kemarin Rp14.035/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.029-Rp14.049/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar stabil terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu saat investor bersiap menghadapi pemotongan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve AS. Sedangkan Pounds juga stabil di bawah level tertinggai dalam lima bulan terakhir saat negosiasi Brexit masih berlarut-larut.
Dolar stabil terhadap Euro di level 1,1117 dan sedikit lebih rendah versus enam mata uang utama di 97,630. Sedangkan saat melawan Yen Jepang, greenback juga sedikit bergerak di 108,86 tidak jauh dari posisi terbaiknya dalam tiga bulan di 109,07 pada hari Selasa.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat ambruk hingga menjadi Rp14.057/USD. Raihan tersebut jauh lebih rendah dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.040/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.044 per USD untuk jadi sinyal keterpurukan. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin berada di Rp14.028/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah stagnan di level Rp14.030 per USD atau berada pada posisi yang sama dari sebelumnya. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.020 hingga Rp14.047/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange justru menanjak menjadi Rp14.030/USD dari sesi penutupan Selasa, kemarin Rp14.035/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.029-Rp14.049/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar stabil terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu saat investor bersiap menghadapi pemotongan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve AS. Sedangkan Pounds juga stabil di bawah level tertinggai dalam lima bulan terakhir saat negosiasi Brexit masih berlarut-larut.
Dolar stabil terhadap Euro di level 1,1117 dan sedikit lebih rendah versus enam mata uang utama di 97,630. Sedangkan saat melawan Yen Jepang, greenback juga sedikit bergerak di 108,86 tidak jauh dari posisi terbaiknya dalam tiga bulan di 109,07 pada hari Selasa.
(akr)