Bersaing di Paris, Produk Cokelat Indonesia Siap Tembus Pasar Dunia

Kamis, 31 Oktober 2019 - 18:31 WIB
Bersaing di Paris, Produk...
Bersaing di Paris, Produk Cokelat Indonesia Siap Tembus Pasar Dunia
A A A
PARIS - Paviliun Indonesia mendapat respons positif dan perhatian banyak pengunjung dalam pameran cokelat terbesar di dunia, Salon du Chocolat 2019 di Paris, Perancis. Kali ini, Paviliun Indonesia menghadirkan lima eksibitor.

Hal ini memperlihatkan peningkatan dari keikutsertaan sebelumnya. Dalam Salon Du Chocolat tahun 2017, hanya ada dua peserta pameran dari Indonesia. Namun demikian, pameran tahun 2017 tersebut menghasilkan potensi transaksi yang diperkirakan mencapai sebesar USD720 ribu.

Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Arrmanatha Nasir menyampaikan, bahwa Perancis termasuk importir terbesar untuk produk kakao dengan 64% dari total impor produk kakao adalah dalam bentuk cokelat. "Melihat kondisi ini dan berkembangnya bisnis cokelat di tanah air, Indonesia harus dapat mengambil peluang pasar tersebut," ungkapnya lewat keterangan resmi, Kamis (31/10/2019).

Apalagi terang dia, tahun ini Paviliun Indonesia tampil lebih ‘manis’ dan kuat dengan lima perusahaan dan produsen coklat terkemuka Tanah Air, yaitu Pod Junglempire (dari Bali), Krakakoa, Ewwon Chocolate, Timor Mitraniaga (dengan brand ‘Gaura’), dan Biji Kakao Trading. Selain memproduksi coklat, kelima perusahaan tersebut juga turut bergerak di bidang perdagangan coklat, dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan sumber manusia dalam pertanian dan pengolahan coklatnya.

Strategi pemasaran produk coklat Indonesia juga disandingkan dengan potensi pariwisata Nusantara. Hal ini sesuai dengan selera wisatawan Prancis terkini, yang menyukai destinasi wisata adventure, eco-tourism, atau specialty, misalnya perjalanan mengunjungi pabrik cokelat, pengalaman memetik teh dah buah, atau hidup di alam terbuka seperti pertanian atau perkebunan.

"Dengan menyatukan promosi produk dengan pariwisata, harapannya semakin banyak wisatawan asing yang berminat untuk merasakan coklat Indonesia langsung di Indonesia, misalnya di Bali atau Sumba, NTT," ungkapnya.

Bertempat di Hall 4 Stand 6C, pembukaan Paviliun Indonesia dihadiri oleh Presiden Syndicat du Chocolat (Mr. Patrick Poirrier), Managing Director Salon Du Chocolat (Mr. Gérald Palacios), Kepala BPOM (Ibu Penny Lukito). Hadir pula Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Viktor Laiskodat, yang khusus membawa coklat single-origin andalan Sumba.

Salon Du Chocolat merupakan pameran coklat terbesar di dunia yang diadakan di beberapa kota di dunia termasuk Paris. Ide awal dari pameran ini adalah sebagai jembatan antara pengusaha coklat dengan produsen biji coklat. Seiring berjalannya waktu, inovasi di bidang coklat kian meluas dan kini ikut menggandeng pelaku-pelaku bisnis di bidang pastry.

Pameran tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh 10,8 juta pengunjung dengan 230 exhibitor yang berasal dari 17 negara. Potensi perdagangan yang besar di acara ini tentu menjadi harapan bagi Indonesia untuk memperkenalkan coklat-coklat dalam negeri yang memiliki kualitas yang setara dan bahkan lebih baik dibandingkan dengan kualitas coklat-coklat yang sudah ternama di dunia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow, Paviliun Indonesia...
Wow, Paviliun Indonesia di Ajang World Expo 2020 Ada Tiga Lantai
HKTDC Buka Peluang Pelaku...
HKTDC Buka Peluang Pelaku Usaha Indonesia Ikut Pameran di Hong Kong
Bukan Sekadar Jual Beli,...
Bukan Sekadar Jual Beli, Pameran Dagang Bawa Dampak Positif Ekonomi Indonesia
Sambut Awal Tahun 2023,...
Sambut Awal Tahun 2023, Wuling Siap Gelar Pameran di Berbagai Kota
Koelnmesse dan AMARA...
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
Mendunia, Produk Ternama...
Mendunia, Produk Ternama Indonesia Ini Tampil dalam Pameran Terbesar China
Berita Terkini
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
8 menit yang lalu
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Perkuat Kompetensi Pekebun Sawit di Wajo
41 menit yang lalu
Profil Destry Damayanti,...
Profil Destry Damayanti, Penjabat Sementara Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo
48 menit yang lalu
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved