Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri

Senin, 08 Juni 2026 - 10:03 WIB
loading...
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Everpro hadir untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan tersebut melalui solusi yang memudahkan pengelolaan penjualan, operasional, customer engagement, hingga fulfillment dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BANDUNG - Fenomena meningkatnya pelaku usaha yang mulai mengurangi ketergantungan pada marketplace kini menjadi perhatian di industri digital Indonesia. Perubahan ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kenaikan biaya logistik, komisi platform, biaya promosi, hingga persaingan harga yang semakin ketat dan kurang sehat. Kondisi tersebut muncul seiring industri e-commerce yang kini memasuki fase fokus pada profitabilitas setelah bertahun-tahun berada dalam era “bakar uang”.

Akibatnya, banyak pelaku usaha mulai mencari alternatif channel penjualan lain seperti social commerce, WhatsApp, hingga website pribadi. Peralihan ini dinilai sebagai langkah yang rasional karena memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelaku usaha dalam mengelola bisnis sekaligus menjaga efisiensi operasional. Baca juga: Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara

Di tengah perubahan lanskap e-commerce saat ini, pelaku usaha dinilai perlu mulai melakukan diversifikasi channel penjualan dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada marketplace. Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda, menilai bahwa social commerce, WhatsApp, dan website pribadi kini menjadi alternatif yang semakin relevan karena menawarkan fleksibilitas dan efisiensi biaya yang lebih baik.

Selain membantu menjaga margin keuntungan, channel mandiri juga memungkinkan bisnis membangun hubungan langsung dengan pelanggan, memperkuat loyalitas, serta memiliki kendali lebih besar terhadap branding dan pengalaman konsumen. Di tengah konsumen yang semakin sensitif terhadap harga, pelaku usaha juga didorong untuk meningkatkan efisiensi operasional dan membangun strategi multi-channel agar bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan ekosistem digital.

Menurut Fadhila Maulida selaku Peneliti Center of Digital Economy and SMEs The Indef, pertumbuhan jumlah pelaku usaha di marketplace memang meningkat pesat, namun tidak diiringi pertumbuhan transaksi (GMV) dan permintaan pasar yang sebanding. Kondisi ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat dan meningkatkan tekanan bagi pelaku usaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Beauty Matchmaking 2026,...
Beauty Matchmaking 2026, Otto Media Perkuat Koneksi Brand Kecantikan-Kreator Konten
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
Rekomendasi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved