Ini Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III/2019

Selasa, 05 November 2019 - 13:17 WIB
Ini Faktor yang Mempengaruhi...
Ini Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III/2019
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III/2019 sebesar 5,02% year on year (yoy). Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tiga faktor. Salah satunya seperti konsumsi rumah tangga yang meningkat. "Adapun dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga merupakan satu-satunya komponen yang tumbuh dalam struktur produk domestik bruto (PDB)," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (6/11/2019).

Dia pun merinci selama periode Juli-September 2019, konsumsi rumah tangga sebesar 5,01%, tumbuh tipis dibandingkan kuartal III/2018 yang sebesar 5,00%. Seluruh komponen dalam konsumsi rumah tangga pun menunjukkan pertumbuhan yang positif, meskipun beberapa mengalami perlambatan.

"Sektor kesehatan dan pendidikan menunjukkan pertumbuhan yang paling signifikan, tumbuh 7,34% (yoy) di kuartal III/2019. Angkanya melesat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 5,36% (yoy)," jelasnya.

Lalu faktor kedua adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi hanya tumbuh 4,21% (yoy) di kuartal III/2019. Angka ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh hingga 6,96% (yoy).

Pasalnya, hampir seluruh komponen investasi merosot di kuartal III/2019. Terparah adalah komponen kendaraan yang turun 6,36% (yoy), padahal di kuartal III/2018 komponen ini masih tumbuh 0,95% (yoy).

"Untuk investasi hanya komponen cultivated biological resources (CBR) yang tumbuh 3% karena adanya impor barang modal sejenis. Sisanya melambat dan beberapa justru terkontraksi," katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan, konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) juga hanya tumbuh 7,44% (yoy), melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mampu 8,59% maupun kuartal sebelumnya yang mampu tumbuh hingga 15,28% (yoy).

Untuk ekspor, selama kuartal III/2019 hanya mampu tumbuh 0,02% (yoy), anjlok dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 8,08% (yoy). Namun, realisasi ini meningkat jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang terkontraksi 1,98%.

Sementara impor terkontraksi 8,61% (yoy), juga anjlok jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 14,02% (yoy). "Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi kali ini lebih didorong oleh konsumsi rumah tangga, terutama pada kelompok kesehatan dan pendidikan," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Relaksasi PPnBM Pendorong...
Relaksasi PPnBM Pendorong Pertumbuhan?
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
Resmi, Pertumbuhan Ekonomi...
Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
BPS: Indonesia Resmi...
BPS: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 3,49%
Ekonomi RI Tumbuh 7,07%...
Ekonomi RI Tumbuh 7,07% Tertinggi Sejak 2004
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
5 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved