BKPM Sambut Komitmen China Bangun Industri Furnitur Berbasis Ekspor di Jateng

Rabu, 06 November 2019 - 13:50 WIB
BKPM Sambut Komitmen...
BKPM Sambut Komitmen China Bangun Industri Furnitur Berbasis Ekspor di Jateng
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima Letter of Intent (LoI) dari Presiden Asosiasi Kayu dan Produk Kayu dari Provinsi Shandong China (China Shandong Wood and Wood Products Circulation Association) Yang Yuelu.

Minat dinyatakan resmi saat penyelenggaraan Business Forum on Furniture Industry (BFFI) di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (5/11/2019). Minat asosiasi Provinsi Shandong tersebut dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) yang berisi komitmen membangun kawasan industri furnitur dan produk kayu berbasis ekspor di Jawa Tengah (Jateng).

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan amanat Presiden Jokowi untuk meningkatkan realisasi investasi dengan nilai tambah bagi peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kemitraan dengan UMKM.

“Atas usaha keras Pemda Jawa Tengah dengan BKPM, kita mampu merelokasi pabrik dari China ke Indonesia. Mereka datang ke Indonesia dan kita paketkan dengan pengusaha lokal,” ujar Bahlil di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga berkali-kali menyampaikan bahwa Jawa Tengah sebagai basis ekspor bagi industri furnitur menjadi unggulan di wilayahnya. Aparat pemerintah di Jawa Tengah bergerak membantu investor yang serius untuk segera implementasi.

“Tentunya win-win solution yang juga bekerja sama dengan UMKM Jateng. Nantinya hasil produksi bisa kami ekspor ke pasar di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah dan wilayah Asia Pasifik,” ujar Ganjar.

Dari sisi pengusaha Indonesia juga tidak mau ketinggalan menangkap peluang tersebut. Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Soenoto menyambut kedatangan para pengusaha Shandong. Kota Pemalang menjadi salah satu destinasi unggulan untuk ditawarkan.

Menurut dia, keunggulan Indonesia dibanding negara-negara lain adalah bahan baku, tenaga kerja dan kualitas hidup yang menyenangkan. “Kami dukung perusahaan-perusahaan itu untuk dijadikan investor terkaya bukan teraniaya,” tandasnya.

Sebagai informasi, kawasan industri tersebut nantinya akan diisi oleh usaha pengolahan produk kayu, pergudangan, jasa perdagangan serta industri-industri pendukung lainnya. Perusahaan yang akan membangun kawasan industri ini termasuk dari bagian 59 delegasi yang akan berkunjung ke Jawa Tengah setelah kegiatan BFFI 2019.

Setelah acara BFFI usai, delegasi pengusaha Shandong langsung dibawa oleh BKPM ke Jawa Tengah untuk mengunjungi lokasi potensial untuk klaster furnitur di kabupaten Pemalang dan Kendal. Direktur Promosi Sektoral Imam Soejoedi memimpin fasilitasi delegasi dalam kunjungan ini.

Dia menekankan pentingnya pemerintah pusat terutama BKPM, pemerintah daerah dan tentunya pengusaha lokal terus mengawal minat-minat tersebut agar menjadi nyata.

“Hal ini tidak mudah, namun merupakan tantangan besar. Bayangkan bila proyek ini terealisasi, produk-produk Indonesia akan sejajar dengan produk furnitur premium lainnya di pasar internasional. Untuk itu kami komit dan menghargai usaha serius dari delegasi untuk datang ke Indonesia untuk hadir dalam acara dan setelah itu dibawa ke Jawa Tengah,” tegas Imam.

Acara BFFI yang diselenggarakan oleh BKPM merupakan lanjutan dari kegiatan-kegiatan menjemput bola minat relokasi investasi yang dilakukan bulan Oktober lalu. Dari beberapa wilayah yang dikunjungi di China pada waktu itu, Pemerintah Provinsi Shandong terus berkomunikasi dengan tim BKPM untuk segera melihat ke lapangan, yang akhirnya direalisasikan hari ini.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BKPM Gandeng Perusahaan...
BKPM Gandeng Perusahaan Korea Bangun Kilang Minyak Dumai
Bahlil Pastikan Investasi...
Bahlil Pastikan Investasi Masuk dari Relokasi Industri dari China
Mau Investasi Smelter...
Mau Investasi Smelter Tembaga, Perusahaan Asal China Teken Mou dengan BKPM
BKPM Susun Road Map...
BKPM Susun Road Map Industri Alat Kesehatan di Tanah Air
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Satu Perusahaan Relokasi...
Satu Perusahaan Relokasi Investasi Groundbreaking Pekan Depan
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
5 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
6 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
6 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved