Kadin Proyeksi Sektor Pariwisata Bakal Meningkat

Kamis, 07 November 2019 - 21:57 WIB
Kadin Proyeksi Sektor...
Kadin Proyeksi Sektor Pariwisata Bakal Meningkat
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksi pertumbuhan pariwisata Indonesia akan meningkat di akhir tahun. Ketua Kadin Rosan P Roeslani mengaku optimis target angka pertumbuhan pariwisata Indonesia bisa tercapai. Pasalnya dua bulan terakhir di 2019 ini sudah memasuki musim liburan.

"Paling kalau saya bilang ya pariwisata, karena liburan anak sekolah pas Desember. Dan Desember adalah bulan yang bagus untuk menarik pariwisata," ujar Rosan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Dia melanjutkan biasanya wisatawan asing akan berlibur pada musim dingin yang datang pada bulan November, Desember hingga Januari 2019. "Karena di luar negeri ini lagi musim dingin. Kalau kita datanya, orang Russia paling banyak datang saat november, Desember, dan Januari," ucapnya.

Menurut Rosan, pemerintah harus pintar-pintar promosi objek wisata kepada negara-negara di luar negeri. Misalnya ke Rusia yang biasannya selalu aktif liburan pada bulan November dan Desember untuk merayakan natal dan tahun baru.

Di sisi lain pemerintah juga harus membenahi pelayan pada objek-objek wisata yang ada sehingga wisatawan tertarik untuk berkunjung jauh-jauh ke Indonesia. "Jadi kita mesti pinter juga lihatnya. Oh ini musim dingin, jadi kita mungkin aktif promosi ke negara-negara tersebut. Kalau di parawisata saya rasa itu salah satu yang mesti didorong," jelasnnya

Sementara untuk investasi dirinya menilai akan sangat sulit memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Karena menurutnya, saat ini ekonomi global sedang sulit. Ditambah lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan juga tidak akan langsung memberikan dampak cepat. Sebab sifat dari investasi adalah membutuhkan waktu dari mulai negosiasi hingga realisasi.

"Secara industri dan investasi itu pasti makan waktu. Dan bukan hanya sampai Desember, tetapi ke depannya pariwisata mesti didorong. Tetapi untuk menjaga daya beli, menjaga ekonomi berputar, pariwisata dalam dua bulan ini bakal meningkat. Saya sih liatnya begitu," jelasnnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menparekraf dan Kadin...
Menparekraf dan Kadin Kolaborasi Pulihkan Pariwisata
Kunjungan Wisman Meningkat...
Kunjungan Wisman Meningkat 4,57%, Pariwisata Indonesia Mulai Menggeliat
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
Meningkat, 945.000 Wisman...
Meningkat, 945.000 Wisman Datang ke Indonesia pada Mei 2023
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved