Produksi Kaca Lembaran 45% Dialokasikan untuk Ekspor

Selasa, 12 November 2019 - 17:38 WIB
Produksi Kaca Lembaran...
Produksi Kaca Lembaran 45% Dialokasikan untuk Ekspor
A A A
TANGERANG - Industri kaca lembaran di Tanah Air masih potensial untuk dikembangkan. Hal ini seiring dengan terus tumbuhnya industri lain seperti properti, automotif dan kesadaran yang semakin tinggi akan kebutuhan green building atau bangunan ramah lingkungan.

Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) Indonesia Yustinus H Gunawan mengatakan, saat ini konsumsi kaca lembaran dan pengaman yang diserap pasar lokal mencapai 800.000 ton per tahun. Adapun total produksi saat ini mencapai 1,3 juta ton per tahun.

"Akan ada tambahan kapasitas 300.000 ton lagi sehingga kalau full capacity bisa 1,6 juta ton per tahun. Tak lama lagi semoga segera terealisasi. Dari jumlah tersebut 40-45% akan dialolasikan untuk ekspor," kata Yustinus di sela-sela pameran Glasstech Asia 2019 di ICE BSD Tangerang, Banten, Selasa (12/12/2019).

Menurut dia, saat ini persaingan di industri kaca semakin ketat. Banyak negara lain di Asia yang juga menjadi produsen kaca. Beruntung, kata dia, industri kaca nasional sudah berkembang lebih dalam yang dibuktikan dengan dalamnya struktur industri.

"Dalam hal teknologi kita juga mampu. Hampir semua jenis kaca sudah bisa kita produksi. Untuk itu regulasi harus mendukung utamanya dalam hal teknologi tinggi," kata Yustinus.

Dia menambahkan, faktor penting lain untuk mendukung pengembangan industri kaca adalah meningkatkan peran sumber daya manusia (SDM) melalui edukasi. "Sebagai bentuk perhatian pada SDM pada pameran ini kami adakan kegiatan kompetisi pemasangan kaca. Skill ini penting karen untuk di gedung tinggi mereka dibutuhkan di luar negeri," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Pendalaman, Penguatan dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian Dody Widodo mengatakan, pemerintah terus mendorong agar investor di industri kaca masuk ke dalam negeri.

"Kita saat ini baru ada dua pemain besar di industri kaca. Kami berharap ada nvestor masuk lagi karena pasar kita cukup besar di domestik dan juga potensial diekspor," kata Dodi.

Dia juga menegaskan perlunya mendorong keterlibatan industri pendukung terkait kaca. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor.

Dia mengingatkan, peran industri kaca saat ini tidak hanya sebatas untuk properti, gedung dan automotif, tetapi juga untuk alutsista. “Tadi kita lihat ada produsen kaca antipeluru juga," kata Dody.

Dody menambahkan, terkait upaya meningkatkan ekspor, pemerintah melakukan berbagai strategi termasuk membahas perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan negara-negara tujuan ekspor tradisional dan negara-negara lain seperti Afrika. “Kita juga akan berunding dengan negara tujuan ekspor apabila ada hambatan tarif maupun non tarif,” katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penemuan Inovatif, Kaca...
Penemuan Inovatif, Kaca Anti Pecah dan Hemat Energi
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Begini Cara Membersihkan...
Begini Cara Membersihkan Jendela Mobil agar Kinclong
Polestar Siap Melebarkan...
Polestar Siap Melebarkan Sayap Hingga Kawasan Asia Pasifik
Ilmuwan AS Temukan Kaca...
Ilmuwan AS Temukan Kaca LionGlass, 10 Kali Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved