Di Banyuwangi, Setiap Lokasi adalah Destinasi

Sabtu, 16 November 2019 - 07:29 WIB
Di Banyuwangi, Setiap...
Di Banyuwangi, Setiap Lokasi adalah Destinasi
A A A
“Di Banyuwangi, setiap lokasi adalah destinasi; dan setiap program Pemkab adalah atraksi,” begitu kata Pak Azwar Anas, Bupati Banyuwangi.

Nyleneh kan?
Alasannya, karena ekonomi Banyuwangi berfokus pada pariwisata (tourism-focusedeconomy) maka apapun aktivitas yang dilakukannya harus bisa mendatangkan turis sebanyak mungkin.

Karena itu setiap tempat di Banyuwangi harus dibikin sedemikian rupa agar bisa menjadi “destinasi wisata” yang mendatangkan turis.

Tak hanya itu, setiap program yang dibesut dinas-dinas harus dibikin sedemikian rupa agar menjadi “atraksi wisata” yang mendatangkan turis.

Contohnya adalah MPP atau Mal Pelayanan Publik.

MPP adalah tempat pelayanan perizinan terpadu satu atap yang berlokasi di seberang Taman Sritanjung Banyuwangi. Lokasi yang awalnya adalah mal yang mangkrak ini kini telah mengintegrasikan 203 jenis layanan dalam satu lokasi.Mulai dari akta kelahiran dan kematian, pembayaran retribusi daerah, pengurusan paspor hingga surat nikah.

Nah, oleh Pak Anas (Bupati Banyuwangi) MPP ini disulap menjadi “destinasi wisata” favorit studi banding para ASN pemkot/pemkab dari daerah lain. Praktis setiap hari ada puluhan ASN dari daerah lain berbondong-bondong berkunjung ke MPP untuk melakukan studi banding.

Pada tahun 2017 misalnya, berdasarkan data terdapat 39.000 orang datang ke Banyuwangi untuk studi birokrasi.Jumlah tersebut turut mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Banyuwangi yang mencapai 4,8 juta orang.

Contoh lain adalah pabrik kereta api PT INKA yang kini sedang dibangun di Banyuwangi.

Saat tahun lalu PT INKA menggandeng Stadler Rail Group dari Swiss untuk membangun pabrik di Banyuwangi Pak Anas “memaksa” agar pabrik tersebut menjadi destinasi wisata.

Caranya? PT INKA harus membangun musem KA yang terintegrasi dengan lokasi pabrik. Museum KA ini bakal menjadi wahana atraksi baru bagi Banyuwangi. Tak hanya itu, Pak Anas juga meminta desain pabrik harus mengedepankan identitas budaya Banyuwangi terutama kekhasan Suku Osing. Dengan begitu pabrik KA tersebut menjadi penopang identitas pariwisata Banyuwangi.

Jadi tak hanya MPP saja yang menjadi destinasi wisata, pabrik pun bisa disulap menjadi destinasi wisata yang mendatangkan turis.

Contoh yang paling menarik adalah apa yang diistilahkan Pak Anas sebagai “festivalofthings”.

Maksudnya, semua program dinas di Banyuwangi kalau bisa dibuat menjadi festival. Kita sering mendengar istilah internet of things, yang bahasa mudahnya adalah digitalisasi semua hal. Oleh Pak Anas, istilah ini diplesetkan menjadi “festival of things.” Semua bisa difestivalkan.

Contohnya adalah “Festival Toilet dan Kali Bersih”.

Normalnya, menjaga kebersihan toilet dan sungai adalah programnya dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup. Namun oleh Pak Anas program tersebut difestivalkan sehingga dua sasaran tercapai sekaligus. Pertama, mendatangkan turis. Kedua, menaikkan indeks daya saing pariwisata dari aspek health & hygiene.

Pak Anas memang selalu nyleneh dalam mensolusikan masalah-masalah yang dia hadapi di Banyuwangi. Kata Pak Anas, itulah pola berpikir paradoks atau pola pikir “anti-mainstream” yang selalu membolak-balik logika dan cara berpikir orang waras.

Selintas terkesan nggak logis dan ngawur, namun ketika dirasa-rasakan substansinya justru breakthrough dan melampaui pola berpikir linier pada umumnya.

Yuswohady
Managing Partner Inventure
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berwisata Menyusuri...
Berwisata Menyusuri Hutan di Ciwidey dalam Keranjang Rotan yang Digantung
Sandiaga Uno Dorong...
Sandiaga Uno Dorong Agrowisata Tanjung Sakti Jadi Desa Wisata
Rekomendasi Wisata,...
Rekomendasi Wisata, Nongkrong sambil Menyaksikan Kapal Laut Berlalu-lalang di Surabaya North Quay
Objek Wisata di Sinjai...
Objek Wisata di Sinjai Tetap Dibuka dengan Prokes Ketat
Bupati Luwu Utara Ingin...
Bupati Luwu Utara Ingin Kembangkan Rongkong Sebagai Agrowisata
Kenalkan Potensi Wisata...
Kenalkan Potensi Wisata di Kalianda, Pemkab Lampung Selatan Alihkan Arus Lalu Lintas
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
7 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
19 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved