Harga Minyak Mentah Dunia Mendatar di Tengah Optimistis Perdagangan

Senin, 18 November 2019 - 11:28 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Mendatar di Tengah Optimistis Perdagangan
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia sedikit berubah pada perdagangan, Senin mengikuti raihan keuntungan sepanjang pekan sebelumnya. Para investor masih memantau, sinyal terbaru seputar propek kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, untuk mengangkat kekhawatiran seputar peningkatan persediaan minyak global.

Dilansir Reuters, Senin (18/11/2019) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional terpantau turun 5 sen atau 0,1% ke posisi USD63,25 per barel pada pukul 01.19 GMT. Sementara itu kontrak naik 1,3% minggu lalu. Selanjutnya harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan menjadi USD57,72 per barel atau tidak berubah dari sesi sebelumnya, setelah pekan kemarin memperoleh dorongan 0,8%.

"Meskipun investaris AS lebih besar dari yang diharapkan, fokus utama para pelaku pasar tertuju pada perkembangan perdagangan AS dan China dimana optimisme terus terbangun. Pasar melihat kesepakatan perdagangan antara AS dan China lebih positif, untuk menjadi bullish bagi pasar minyak mentah," ujar Strategi pasar dari AxiTrader yakni Stephen Innes.

Perang perdagangan yang telah berlangsung selama 16 bulan terakhir antara dua ekonomi terbesar dunia telah memperlambat pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia dan mendorong para analis untuk menurunkan perkiraan permintaan minyak dunia. Sehingga pada akhirnya menimbulkan kekhawatiran bahwa pasokan banjir dapat terus meningkat pada 2020.

China dan Amerika Serikat sendiri telah membangun pembicaraan perdagangan tingkat tinggi, akan tetapi belum memaparkan rincian terkait perkembangan negosiasi yang dirilis pada hari Minggu. Sementara laporan bulanan dari International Energy Agency (IEA) memberikan tekanan terhadap harga minyak, setelah memperkirakan pasokan non-OPEC akan tumbuh menjadi 2.300.000 barel per hari (BPD) tahun depan.

Hal itu jauh dari 2019 yang mencapai 1.800.000 Bpd, mengutip produksi dari Amerika Serikat, Brazil, Norwegia dan Guyana. Data yang dirilis pada hari Kamis juga menunjukkan stok minyak AS secara mingguan tumbuh sebesar 2.200.000 barel, energi informasi administrasi (EIA) mengatakan, melebihi perkiraan kenaikan oleh analis yakni 1.649.000 barel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
17 menit yang lalu
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
32 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
57 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
1 jam yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved