Cak Imin Nilai Mobil Listrik dan B20 Solusi Atasi Emisi Karbon

Jum'at, 22 November 2019 - 00:27 WIB
Cak Imin Nilai Mobil...
Cak Imin Nilai Mobil Listrik dan B20 Solusi Atasi Emisi Karbon
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, mengatakan sektor transportasi sangat potensial memberi sumbangan dalam mengatasi peningkatan emisi karbon secara global. Dia melanjutkan, kendaraan dan bahan bakar yang digunakan sangat menentukan seberapa besar emisi karbon yang dilepaskan.

"Saya sudah sampaikan tadi dalam forum bahwa Indonesia berkomitmen menurunkan kadar emisi karbon sebesar 29% sampai tahun 2030, dengan usaha sendiri. Caranya gimana? Caranya adalah transformasi dari kendaraan berbasis BBM fosil (pertalite, solar, pertamax) ke berbahan listrik atau biofuel," ujar Muhaimin Iskandar di sela-sela sambutan tuan rumah Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic dalam acara Europeans People's Party di Zagreb, Kroasia, Rabu (20/11/2019) malam.

"Maka, sekalian saya ajak negara-negara Eropa agar investasi ke Indonesia untuk mobil dan motor listrik. Minimal yang hybrid-lah," sambung pria yang akrab disapa Cak Imin ini dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Dia membeberkan, Indonesia saat ini ada di urutan ke-12 penyumbang emisi global terbesar. Tertinggi adalah China, Amerika Serikat, India, Rusia, Jepang, Jerman, Iran, dan Arab Saudi.

"Meskipun kita ada di urutan 12, namun kebakaran hutan kita membuat ranking ini agak sulit turun. Maka karhutla ini betul-betul penegakan hukumnya harus serius agar target penurunan emisi bisa tercapai," ujar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

"Biofuel dari sawit pun sedang kita genjot terus. Tahun depan, B30 sudah mandatori, artinya pemerintah siap memberi insentif dan kemudahan pengembangan jenis ini secara optimal," tambahnya.

Sehingga, dia yakin Indonesia bisa setop impor solar pada tahun 2020. "Paling-paling ya hanya meneruskan kontrak impor yang lama. Duitnya bisa digeser untuk menambal BPJS, menambah kepesertaan kartu pra kerja. Macam-macamlah," ujar Cak Imin.

Adapun Muhaimin Iskandar diundang menghadiri konsolidasi partai-partai masyarakat Eropa sejak 19-21 November di Kroasia, yang membahas isu lingkungan hidup. Hadir antara lain Austria, Jerman, Italia, Prancis, Denmark, Norwegia, Belanda, dan Swiss.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Gaya Hidup Ramah...
Dukung Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Wuling Kumala Hadirkan Mobil Listrik
Membongkar Mitos: Apakah...
Membongkar Mitos: Apakah Mobil Listrik Benar-benar Ramah Lingkungan?
AION Indonesia Hadirkan...
AION Indonesia Hadirkan Solusi Berkendara Cerdas yang Efisien dan Ramah Lingkungan
Wujudkan Lingkungan...
Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, Elvindo Dorong Konversi Motor Listrik di Bandung
Mobil Listrik Ternyata...
Mobil Listrik Ternyata Dibeli Bukan karena Peduli Lingkungan
Bos Toyota Koji Sato...
Bos Toyota Koji Sato Akui Butuh Waktu Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
23 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
58 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved