Menkeu: RI Butuh Investasi Rp4.760 T untuk Bangun Infrastruktur

Selasa, 26 November 2019 - 10:52 WIB
Menkeu: RI Butuh Investasi...
Menkeu: RI Butuh Investasi Rp4.760 T untuk Bangun Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembangunan infrastruktur punya peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, Indonesia masih terus meningkatkan investasi di sektor infrastrukutur.

"Seperti diketahui, pembangunan infrastruktur sangat diperlukan dalam mendukung pertumbuhakan ekonomi Indonesia. Sekarang ini saja Indonesia masih membutuhkan investasi sebesar USD340 miliar (untuk infrastruktur)," ujar Sri Mulyani saat membuka acara Asian Infrastructure Investment Bank di Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Sri Mulyani menyebutkan, kebutuhan investasi senilai USD340 miliar atau sekitar Rp4.760 triliun untuk pembangunan infrastruktur ituterbilang sangat tinggi sehingga pemerintah butuh peran swasta guna terlibat dalam pembangunan infrastruktur. Untuk menasrik investasi swasta, kata dia, pemerintah telah memberikan insentif fiskal dan penyederhanaan regulasi.
"Penyederhanaan dan pengurangan birokrasi sebagai prioritas bagi pemerintah Indonesia sebagai bagian dari rencana untuk mempertahankan pertumbuhan dan menarik investasi sektor swasta," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Asian Infrastructure Investment Bank, Jin Liqun menyebutka, peran Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) sangat penting dalam pembangunan sarana infrastruktur berkelanjutan dan mewujudkan konektivitas antarkawasan.

"Pasar untuk pembiayaan infrastruktur berkembang dengan sangat cepat. Persyaratan untuk triliunan dolar di tahun-tahun mendatang adalah menempa lanskap pendanaan dinamis yang menawarkan pendekatan yang lebih beragam dan fleksibel kepada investor," jelasnya.

Sebagai informasi KTT FT-AIIB yang ke-3 akan mengeksplorasi bagaimana pasar potensial tinggi ini dapat berkembang lebih jauh. Acara tahun ini berlangsung akan mempertemukan para pembuat kebijakan, investor, pemodal dan pengembang untuk bekerja sama dalam meningkatkan lingkungan regulasi dan struktural yang diperlukan untuk menumbuhkan kreativitas dalam pembiayaan infrastruktur.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Butuh Rp6.445 T, Sri Mulyani: Makanya Butuh LPI
Sri Mulyani: Pembangunan...
Sri Mulyani: Pembangunan Infrastruktur Tak Perlu Nunggu Negaranya Kaya
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Kemajuan Infrastruktur Indonesia dalam 10 Tahun Terakhir
Sri Mulyani: Anggaran...
Sri Mulyani: Anggaran Terbesar Bukan Infrastruktur tapi Pendidikan
Sri Mulyani: Pemerataan...
Sri Mulyani: Pemerataan Infrastruktur Digital Jadi Fokus G20
Gara-Gara Pandemi, Investasi...
Gara-Gara Pandemi, Investasi Swasta di Infrastruktur Turun 56 Persen
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
5 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
5 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
6 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
6 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
7 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved