Dukung Industri Pertahanan, BNI Biayai Pabrik Amonium Nitrat

Selasa, 26 November 2019 - 20:24 WIB
Dukung Industri Pertahanan,...
Dukung Industri Pertahanan, BNI Biayai Pabrik Amonium Nitrat
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Kaltim Amonium Nitrat untuk membangun pabrik amonium nitrat di Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik dengan kapasitas 75.000 ton per tahun ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bahan peledak utama di dalam negeri.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro, Eko Cahyo, mengatakan BNI mendukung penuh bisnis PT Dahana (Persero) dan PT Pupuk Kalimantan Timur demi mewujudkan kemandirian industri bahan peledak di dalam negeri. Dalam hal ini, amonium nitrat yang merupakan bahan baku utama bahan peledak yang akan mendukung industri pertambangan.

PT Kaltim Amonium Nitrat merupakan perusahaan patungan antara Dahana melalui anak usahanya PT Dahana Investama Corp dengan PT Pupuk Kalimantan Timur yang merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero). Menurut Anggoro, BNI telah memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan pembiayaan kepada para pemegang saham PT Kaltim Amonium Nitrat yaitu Dahana sejak tahun 2012 dan PT Pupuk Kalimantan Timur sejak 2013.

Direktur Utama Dahana, Budi Antono, menerangkan seluruh produk yang dihasilkan dari pabrik amonium nitrat ini akan diambil oleh Dahana untuk memenuhi sebagian kebutuhan amonium nitrat PT Dahana. Adapun bahan baku utama untuk produksi amonium nitrat yaitu amoniak akan disediakan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur.

"Dengan dibangunnya pabrik amonium nitrat ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi tumbuh kembangnya industri turunan, baik untuk komersial maupun untuk industri pertahanan," ujarnya di Jakarta Selasa (26/11/2019).

Dengan total investasi sekitar Rp1,1 triliun, pembangunan pabrik amonium nitrat akan dikerjakan oleh konsorsium PT Wijaya Karya dan Sedin Engineering Co Ltd.

Pembangunannya akan membutuhkan waktu sekitar 30 bulan, terhitung sejak akhir tahun ini. Dengan pembiayaan Rp796 miliar dari BNI, sambung dia, diharapkan pembangunan pabrik amonium nitrat ini dapat terealisasi tepat waktu guna mendorong terlaksananya kemandirian industri bahan peledak di Indonesia, sehingga industri bahan peledak nasional bisa menjadi "tuan di negeri sendiri".
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Tutup Akhir Tahun, PIM...
Tutup Akhir Tahun, PIM Lakukan Penjualan Perdana Pupuk NPK
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
2 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
2 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
3 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
3 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
3 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved