IHSG Diprediksi Menguat, Pilih 7 Saham Ini
Rabu, 27 November 2019 - 06:48 WIB
IHSG Diprediksi Menguat, Pilih 7 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa ini diramalkan berbalik menguat alias rebound. Selasa lalu, IHSG pulang jatuh 44,57 poin atau 0,73% ke level6.026,19.
Analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
"Meskipun demikian, indeks berpeluang rebound mengingat indikator Stochastic dan RSI mulai menunjukkan oversold," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (27/11/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ADHI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli" pada area level 1160-1180, dengan target harga secara bertahap di level 1270, 1325, 1550, 1775 dan 2000. Support: 1100.
2. ANTM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 800-820, dengan target harga secara bertahap di level 855, 915, 1075 dan 1235. Support: 790 dan 755.
3. ERAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1495-1530, dengan target harga secara bertahap di level 1560, 1760 dan 2160. Support: 1450.
4. ITMG
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada 11400-11600, dengan target harga secara bertahap di level 12100, 13300 dan 14075. Support: 10925.
5. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1870-1920, dengan target harga secara bertahap di level 1975, 2170, 2370 dan 2565. Support: 1870 dan 1775.
6. SCMA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli” pada area 1180-1220, dengan target harga secara bertahap di level 1240, 1350, 1460 dan 1570. Support: 1180 dan 1130.
7. SMRA
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1010-1030 dengan target harga secara bertahap di level 1050, 1090, 1245, 1400 dan 1555. Support: 1010 dan 935.
Analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
"Meskipun demikian, indeks berpeluang rebound mengingat indikator Stochastic dan RSI mulai menunjukkan oversold," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (27/11/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ADHI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli" pada area level 1160-1180, dengan target harga secara bertahap di level 1270, 1325, 1550, 1775 dan 2000. Support: 1100.
2. ANTM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 800-820, dengan target harga secara bertahap di level 855, 915, 1075 dan 1235. Support: 790 dan 755.
3. ERAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1495-1530, dengan target harga secara bertahap di level 1560, 1760 dan 2160. Support: 1450.
4. ITMG
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada 11400-11600, dengan target harga secara bertahap di level 12100, 13300 dan 14075. Support: 10925.
5. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1870-1920, dengan target harga secara bertahap di level 1975, 2170, 2370 dan 2565. Support: 1870 dan 1775.
6. SCMA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli” pada area 1180-1220, dengan target harga secara bertahap di level 1240, 1350, 1460 dan 1570. Support: 1180 dan 1130.
7. SMRA
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1010-1030 dengan target harga secara bertahap di level 1050, 1090, 1245, 1400 dan 1555. Support: 1010 dan 935.
(ven)
Lihat Juga :