Kurs Rupiah Ditutup Rontok Saat Dolar Perkasa Ditopang Optimisme Dagang

Rabu, 27 November 2019 - 17:04 WIB
Kurs Rupiah Ditutup...
Kurs Rupiah Ditutup Rontok Saat Dolar Perkasa Ditopang Optimisme Dagang
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (27/11/2019) ditutup rontok untuk sulit keluar dari tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Kejatuhan kurs rupiah mengiringi dolar AS yang tampil perkasa ditopang oleh optimisme perdagangan, saat Amerika Serikat (AS) dan China terus berupaya menghentikan perang dagang.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merosot ke level Rp14.090 per USD atau sedikit lebih rendah apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.080/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.075 hingga Rp14.100/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga tertekan menjadi Rp14.095/USD dari sesi penutupan Selasa, kemarin Rp14.088/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.089-Rp14.104/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat tak berdaya untuk memburuk pada level Rp14.105/USD. Raihan tersebut anjlok cukup dalam dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.085/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.096 per USD untuk kembali jatuh. Posisi ini memperlihatkan rupiah loyo usai kemarin Rp14.081/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS mendorong lebih tinggi pada sesi perdagangan hari Rabu didorong oleh optimisme pembicaraan perdagangan AS-China dengan potensi mencapai kesepakatan. Greenback minggu ini telah meningkat sejalan dengan nada yang lebih positif dalam negosiasi perdagangan, juga menguat versus Yen.

Euro tergelincir 0,1% menjadi 1,1011 saat berhadapan dengan dolar AS atau mendekati posisi terendah dua minggu yakni 1,0989. Sementara terhadap enam mata uang utama, tercatat indeks dolar naik 0,1% menjadi 98,352.

Yen yang biasanya dibeli ketika investor berubah menjadi gugup, telah berjuang dalam beberapa sesi terakhir saat pasar ekuitas melambung. Dolar mendapatkan dukungan untuk lebih tinggi 0,1 persen menjadi 109,18 versus Yen Jepang pada perdagangan, Rabu hari ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
25 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved