Jokowi Bakal Gigit yang Sering Impor Migas

Kamis, 28 November 2019 - 21:44 WIB
Jokowi Bakal Gigit yang...
Jokowi Bakal Gigit yang Sering Impor Migas
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertekad menekan impor minyak dan gas agar tidak membuat defisit neraca berjalan terus melebar. Pada kuartal III 2019 ini, defisit neraca berjalan mencapai USD7,7 miliar. Angka ini lebih baik dibanding kuartal sebelumnya, USD8,2 miliar, seiring penurunan impor migas.

Karena itu, Jokowi menyayangkan masih ada yang melakukan impor migas. Padahal pihaknya sedang mencangkan program B30 dalam mengurangi impor. Dia pun bakal "menggigit" siapapun yang melakukan impor migas.

"Sebentar lagi kita melakukan B30, kemudian B50. Artinya impor minyak kita tekan turun drastis. Sehingga urusan neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan kita jadi lebih baik. Tapi kenapa tidak dikerjakan? Karena ada yang senang impor minyak. Saya tahu yang impor siapa, sekarang yang sudah saya sampaikan kalau ada yang mau ganggu, pasti akan saya 'gigit' orang itu," ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Selain itu, untuk memperbaiki neraca perdagangan, Jokowi ingin terus meningkatkan ekspor dan produk substisisi impor. Dia pun berencana terus meningkatkan sumber daya alam yang ramah lingkungan tanpa merugikan siapapun.

"Kita tahu selama ini, kita ekspor barang-barang mentah, baik itu timah, nikel, bauksit, batubara. Kalau ini diolah, dalam turunan menjadi barang setengah jadi atau jadi, ini akan meningkatkan nilai tambah luar biasa," jelasnya.

Untuk itu, dia akan mencanangkan strategi bisnis yang besar agar impor bisa ditekan untuk berkurang di Indonesia. Salah satunya menjadi produsen mobil listrik.

"Kita merancang strategi besar untuk bisnis negara. Dimana nikel itu turunannya bisa dibuat menjadi litium baterai. Karena kita punya nikel, mangan, ini harus diatur sehingga kita bisa menjadi pemain besar produsen mobil listrik dunia," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Dorong Penggunaan Produk...
Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan di 2020 Turun Drastis hanya USD4,7 Miliar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved