Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%

Kamis, 28 Mei 2020 - 19:26 WIB
loading...
Bank Indonesia Optimis...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok BI
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimis defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) akan terjaga di bawah 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir tahun 2020.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pada kuartal I/2020 CAD masih berada pada level 1,42% dari PDB atau setara dengan USD3,9 miliar. Hal tersebut membuktikan bahwa defisit transaksi berjalan pada kuartal I tahun ini dapat terjaga rendah di bawah 1,5%.

“Dari perkiraan kami, tahun ini Insha Allah defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali di bawah 2% dari PDB,” ujar Perry di Jakarta, Kamis (28/5/2020). (Baca Juga : Hingga Minggu Kedua Mei, Aliran Dana Asing Masuk Rp6,15 Triliun )

Perry menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya defisit transaksi berjalan. Diantaranya adalah adanya kenaikan nilai ekspor menjadi USD41,7 miliar, dari di periode yang sama di tahun sebelumnya, yang hanya sebesar USD41,2 miliar.

Tak hanya itu, faktor lain adalah penurunan impor yakni kuartal I/2020 sebesar USD37,3 miliar atau lebih rendah dari kuartal I tahun lalu sebesar USD39,9 miliar.

“Akibatnya, neraca perdagangan barang menjadi lebih tinggi, yakni mencapai USD4,4 miliar. Sedangkan di periode yang sama tahun 2019, neraca perdagangan barang hanya sebesar USD1,3 miliar,” katanya. Dia menambahkan, rendahnya realisasi defisit neraca jasa juga menjadi faktor lain penyebab rendahnya CAD di kuartal I/2020.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved