Komisi VI Minta Erick Thohir Bersihkan Seluruh BUMN di 6 Bulan Pertama

Senin, 09 Desember 2019 - 18:28 WIB
Komisi VI Minta Erick...
Komisi VI Minta Erick Thohir Bersihkan Seluruh BUMN di 6 Bulan Pertama
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pembersihan direksi Garuda Indonesia pasca terungkapnya kasus penyelundupan barang mewah oleh eks Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara.

Komisi VI DPR juga meminta kepada Erick untuk melalukan pembersihan secara menyeluruh ke semua BUMN dalam 6 bulan pertama menjabat.

"Menurut saya memang ini momentum yang pas dan tepat yang harus dilakukan pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN untuk segera bersih-bersih BUMN. Melakukan tindakan tegas dan tepat, melakukan perombakan, dan membenahi penyakit-penyakit korupsi yang ada di BUMN," kata Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Andre tmengapresiasi langkah cepat dan tegas Erick yang telah membersihkan direksi Garuda. Apa yang dilakukan Erick ini memberikan shock therapy kepada seluruh direksi BUMN untuk berhati-hati.

Namun, langkah tegas Erick ini tidak cukup berhenti sampai Garuda saja. Karena Garuda hanya fenomena gunung es saja. Semua BUMN juga harus diteliti khususnya laporan-laporan keuangannya. Apalagi, Komisi VI mendapatkan laporan bahwa dua BUMN asuransi yakni Jiwasraya dan Bumiputera mengalami gagal bayar ke nasabah.

"Harapan kita pak Erick bongkar semua seluruh kasus yang ada, kalau bisa 6 bulan pertama kita bersih-bersih dulu lah. Yang punya masalah, pak Erick sikat semua. Insya Allah, Komisi VI mendukung komitmen pak Erick kalau seperti ini," ujar Andre.

Andre menambahkan, perusahaan-perusahaan BUMN merupakan salah satu aset terbesar negara yang nilainya mencapai Rp8.800 triliun. Bahkan, untuk 2019 ini, ada permintaan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp17 triliun. Tentu sudah menjadi hak seluruh rakyat Indoneia untuk menuntut BUMN bekerja dengan bagus dan baik. Dan itu tugas dari Menteri BUMN. Terlebih, direksi BUMN mendapatkan gaji dan fasilitas negara yang fantastis.

"Kita berhak menuntut BUMN menunjukkan good governance, kita berhak mendapatkan BUMN yang berperan penting di pentas global. Untuk itu, butuh tindakan tegas dari Menteri BUMN melakukan bersih-bersih dan kita di Komisi VI mendukung semangat itu," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Andre Rosiade Pertanyakan...
Andre Rosiade Pertanyakan Maksud Kritikan Adian Napitulu ke Erick Thohir
DPR Apresiasi Terobosan...
DPR Apresiasi Terobosan Erick Thohir Produksi Alkes Dalam Negeri
Raker Komisi VI DPR...
Raker Komisi VI DPR dengan Menteri BUMN Bahas Anggaran Kementerian
Kritik Adian Napitupulu...
Kritik Adian Napitupulu ke Kementerian BUMN Dinilai Salah Alamat
Dukung Pekerja Disabilitas...
Dukung Pekerja Disabilitas di BUMN, Anggota DPR Minta Swasta Ikut Terlibat
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
Berita Terkini
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
34 menit yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
1 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved