DPR Apresiasi Terobosan Erick Thohir Produksi Alkes Dalam Negeri
Jum'at, 15 Mei 2020 - 15:38 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengapresiasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terkait produksi alat kesehatan (alkes) serta obat-obatan dalam negeri.
Diketahui, dalam usaha penanggulangan pandemi Covid-19, Menteri Erick Thohir telah memerintahkan perusahaan di lingkungan BUMN untuk meningkatkan kapasitas di Rumah Sakit milik BUMN, memproduksi alkes serta obat-obatan dalam negeri.
PT Biofarma (BUMN) dalam waktu dekat akan memproduksi sebanyak 50.000 alat tes corona berjenis Polymerase Chain Reaction (PCR) yang disebarkan ke seluruh Indonesia.
Di samping itu, PT Len Industri (Persero) mulai memproduksi ventilator darurat untuk penanganan pasien Covid-19 yang menggunakan komponen lokal dan desain dari BPPT dan ITB. Baca: Erick Minta Perusahaan BUMN Memproduksi Ventilator
Aria Bima mengapresiasi upaya tersebut agar segera diproduksi demi kemandirian kesehatan bangsa Indonesia. Karena dibutuhkan terobosan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan situasi pandemi.
Diketahui, dalam usaha penanggulangan pandemi Covid-19, Menteri Erick Thohir telah memerintahkan perusahaan di lingkungan BUMN untuk meningkatkan kapasitas di Rumah Sakit milik BUMN, memproduksi alkes serta obat-obatan dalam negeri.
PT Biofarma (BUMN) dalam waktu dekat akan memproduksi sebanyak 50.000 alat tes corona berjenis Polymerase Chain Reaction (PCR) yang disebarkan ke seluruh Indonesia.
Di samping itu, PT Len Industri (Persero) mulai memproduksi ventilator darurat untuk penanganan pasien Covid-19 yang menggunakan komponen lokal dan desain dari BPPT dan ITB. Baca: Erick Minta Perusahaan BUMN Memproduksi Ventilator
Aria Bima mengapresiasi upaya tersebut agar segera diproduksi demi kemandirian kesehatan bangsa Indonesia. Karena dibutuhkan terobosan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan situasi pandemi.
Lihat Juga :