Makassar New Port Dongkrak Ekspor Langsung dari Sulawesi Selatan

Rabu, 11 Desember 2019 - 16:26 WIB
Makassar New Port Dongkrak...
Makassar New Port Dongkrak Ekspor Langsung dari Sulawesi Selatan
A A A
JAKARTA - Makassar New Port (MNP) yang dikelola oleh PT Pelindo IV (Persero) sudah beroperasi secara penuh sejak Maret lalu. Direktur Pelindo IV Farid Padang mengatakan, keberadaan pelabuhan ini mendongkrak ekspor langsung dari wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Ekspor terbesar dari Timur didominasi oleh Sulsel dan Maluku Utara meski masih berupa barang mentah. Sulsel sudah memulai ekspor langsung melalui Pelindo IV sejak tahun 2015, dan kebetulan kami juga akan memperpanjang kontrak dengan PT SITC," ujar Farid mewakili Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam acara IDX Channel Economic Outlook bertemakan "Sinergi Memperkuat Kawasan Timur Indonesia" di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Dia juga mengatakan bahwa perkembangan ekspor di Sulsel sangat pesat meski sempat dilanda deflasi di tahun 2016.
"Kenapa bisa tumbuh? Karena dulu ekspor harus melalui Surabaya dan Jakarta. Dengan adanya direct call, ini juga memberikan efisiensi, yaitu pengiritan biaya pengiriman dan waktu," lanjut Farid.

Sebelum bisa melakukan ekspor langsung, pengiriman komoditas ekspor ke China misalnya, membutuhkan waktu hingga 24 hari karena melewati Surabaya dan Jakarta.

"Padahal kemampuan pendingin kan hanya bisa sampai 20 hari. Jika lebih dari itu, maka grade ekspor akan menurun, yang berimbas pada nilai ekspor barang mentah menjadi di-reject dan turun harganya. Eksportir akan kena harga yang murah, nelayan dan petani yang terkena dampaknya," tutur Farid. Ia mengatakan, dengan adanya pelabuhan ini, pengiriman hanya memakan waktu 9 hari saja.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya akan dibangun kawasan industri seluas 1.200 hektare di area MNP. Sejauh ini, Pelindo IV memiliki 27 pelabuhan di 11 provinsi, dan perusahaan ini juga mendominasi jumlah terbanyak untuk pelabuhan komersial.

"Di New Port ini, ada perubahan pola kapal, dari yang dulu hanya bisa kapal kecil sekarang bisa memuat kapal besar. Untuk tahap pertama, sudah ada dermaga sepanjang 320 meter dengan luas 22 hektare," tutur Farid.

Selain itu, Farid mengatakan bahwa Pelindo IV juga ingin mendongkrak kawasan wisata sekitar pelabuhan yang mereka bangun. "Kami ingin membangun homebase pariwisata, sehingga di setiap pelabuhan kami ada kawasan wisatanya. Hanya saja, publikasinya yang masih kurang," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPU-Balai Jakon Makassar...
DPU-Balai Jakon Makassar Uji Sertifikasi Tenaga Kerja MNP
Pembebasan Lahan untuk...
Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol MNP Berpotensi Bertambah
Jalan Tol Akses MNP...
Jalan Tol Akses MNP Ground Breaking Akhir Desember 2021
Dry Port di Sidrap dan...
Dry Port di Sidrap dan Jeneponto Bakal Munculkan Lokasi Ekonomi Baru
Pembebasan Lahan Akses...
Pembebasan Lahan Akses Jalan Tol MNP Mulai Dievaluasi
Akses Jalan Tol MNP...
Akses Jalan Tol MNP Diharapkan Jadi Pilot Project di Indonesia
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
1 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
4 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved