Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Digitalisasi Pertanian Wajib Didorong

Kamis, 12 Desember 2019 - 13:42 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan...
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Digitalisasi Pertanian Wajib Didorong
A A A
JAKARTA - International Fund For Agricultural Development (IFAD) mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan digitalisasi sistem pertanian di dalam negeri. Digitalisasi pertanian diharapkan semakin memudahkan sekaligus makin menyejahterakan petani Indonesia.

"Digitalisasi pertanian telah menjadi kebutuhan," ujar Chairman of IFAD Iskandar Andi Nuhung di acara diskusi Pembangunan Pertanian di Era 4.0, di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Menurut dia, bentuk digitalisasi sistem pertanian beragam dan terus dikembangkan. Beberapa aspek digitalisasi pertanian antara lain penerapan teknologi pertanian yang mutakhir, penerapan aplikasi pertanian hingga pengelolaan sistem data pertanian di sebuah wilayah.

Era digital, lanjut dia, juga menelurkan banyak aplikasi baru di sektor pertanian, seperti transaksi penjualan hasil pertanian secara langsung kepada pembeli melalui aplikasi. Saat ini, sambung dia, digitalisasi yang juga tengah dikembangkan adalah membangun platform yang berisi data petani, luas lahan hingga rencana tanam serta data lainnya.

"Dengan platform tersebut maka dapat dideteksi berbagai macam kelemahan di lapangan, sehingga cepat mendapatkan solusi untuk meningkatkan produk tani," jelasnya.

Senada dengannya, Perwakilan Industri Perlindungan Tanaman dan Perbenihan Midzon Johannis menyampaikan bahwa digitalisasi pertanian memang merupakan tuntutan zaman guna meningkatkan produksi pertanian. Apalagi, imbuh dia, berdasarkan laporan Asia Food Challenge Report, negara-negara di Benua Asia bakal mengalami krisis pangan dalam 10 tahun ke depan.

Tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini antara lain produktivitas yang terus menurun. Dia mencontohkan produksi jagung yang hanya mencapai rata-rata 5,7 ton per hektare. Sementara di Amerika Serikat dengan luas lahan yang sama bisa mencapai rata-rata 10,5 ton.

Di sisi lain, mayoritas petani di Indonesia adalah petani gurem dengan luas lahan garapan kurang dari 0,5 hektare. Jumlahnya mencapai sekitar 57% dari total petani yang ada di negara ini.

"Tantangan yang dihadapi petani memang tidak mudah. Apalagi jumlah penduduk kita terus bertambah, sehingga kebutuhannya pun terus meningkat. Sebab itu perlu terobosan termasuk menerapkan digitalisasi dibarengi dengan membangun SDM yang mumpuni," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Weichai Lovol Intelligent...
Weichai Lovol Intelligent Agricultural Technology Perkuat Pasar di Indonesia
Tingkatkan Kesejahteraan...
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, IFAD Kunjungi Program Upland di Garut
Tinjauan ke Subang,...
Tinjauan ke Subang, Senior IFAD Akui Keberhasilan Program YESS Kementan
Digitalisasi Pertanian...
Digitalisasi Pertanian Jadi Andalan
Ekonom: Kecil Kemungkinan...
Ekonom: Kecil Kemungkinan Investor Mau Bantu UMKM
Generasi Milenial Mulai...
Generasi Milenial Mulai Dilirik Jadi Gerakan Krusial CSR Masa Depan
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
25 menit yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
1 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
2 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
11 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
12 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
13 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved