Rupiah Awal Pekan Ditutup Tergelincir, Yuan China Meningkat

Senin, 16 Desember 2019 - 17:58 WIB
Rupiah Awal Pekan Ditutup...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Tergelincir, Yuan China Meningkat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (16/12/2019) ditutup tergelincir setelah akhir pekan kemarin sempat meroket pada sesi sore untuk meninggalkan level Rp14.000 per USD. Hari ini rupiah kembali mengalami tekanan saat mayoritas mata uang utama merespons kurangnya rincian dalam kesepakatan dagang AS dan China.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terpelset ke posisi Rp14.010/USD dibandingkan sesi penutupan Jumat, kemarin Rp13.990/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara level Rp13.995 hingga Rp14.019/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah jatuh hingga menyentuh level Rp14.005 per USD dari sebelumnya Rp13.980/USD. Pergerakan harian rupiah pada hari ini berada pada kisaran Rp13.980-Rp14.021/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah menyusut pada posisi Rp14.055/USD atau tidak lebih baik dari level sebelumnya. Kurs rupiah kembali tertekan, meski sentimen positif datang dari perdagangan saat AS dan China mencapai kesepakatan awal.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di Rp14.004/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk usai sebelumnya bertengger di Rp13.982/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, mata uang utama merespon terhadap kesepakatan dagang perdagangan AS-China. Dolar Australia yang sensitif terhadap kondisi perdagangan berada pada level 0,6878 atau melemah dari posisi tertinggi empat bulan di 0,6930 terhadap USD.

Sementara Yuan China diperdagangkan di 6,9959 per dolar AS, masih lebih kuat daripada sebelumnya. Kedua mata uang menemukan beberapa dukungan dari sedikit lebih kuat dari yang diharapkan pada produksi China dan data konsumsi. Sedangkan Euro naik sedikit ke level 1,1129 per USD seperti yang dilakukan Yen Jepang menjadi 109,40 per dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
29 menit yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
1 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
5 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved