IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat ke 6.284 Saat Bursa Asia Menyusut
Jum'at, 20 Desember 2019 - 16:41 WIB
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat ke 6.284 Saat Bursa Asia Menyusut
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (20/12/2019) bergerak nyaman pada zona hijau untuk melanjutkan tren penguatan sejak pembukaan pagi tadi. Hingga sesi sore, IHSG meningkat 34.44 poin atau 0.55% menjadi 6.284,37.
Sebelumnya pada sesi pagi, bursa saham Tanah Air menanjak naik 7,390 poin yang setara 0,126% menjadi 6.257,61. Raihan pagi tadi hingga penutupan hari ini, masih lebih baik dari, Kamis (19/12) kemarin di 6.249,93.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp13,18 triliun dengan 33,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,79 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp7,46 triliun. Tercatat sebesar 185 saham menguat, 261 melemah dan 161 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp53.100, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) bertambah Rp175 menjadi Rp11.125 dan PT Astra International Tbk. (ASII) melonjak Rp75 ke posisi Rp6.925.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp550 menjadi Rp14.500, PT Meta Epsi Tbk. (MTPS) jatuh Rp130 menjadi Rp915 serta PT Indospring Tbk. (INDS) merosot Rp40 menjadi Rp2.220.
Di sisi lain pasar saham Asia menyusut pada perdagangan, Jumat saat pasar saham AS mencetak rekor baru seiring berita positif pada sektor perdagangan yang semakin meningkatkan sentimen. Daratan China sedikit berubah dimana Komposit Shanghai jatuh 0,40% menjadi 3.004,94 dengan Komposit Shenzhen merosot 0,70% hingga menyentuh level 1.700,99.
Indeks Hang Seng, Hong Kong pada sesi akhir pekan berbanding terbalik dengan tercatat merangkak naik 0,25% yang setara 70,86% untuk melaju nyaman pada zona hijau di 27.871,35. Selanjutnya tren pelemahan terlihat pada indeks Nikkei Jepang usai kehilangan 0,20% untuk menutup sesi pada posisi 23.816,63 serta mengiringi pelemahan indeks Topix sebesar 0,18% menjadi 1.733,07.
Kejatuhan juga menimpa bursa utama Australia saat ASX 200 turun 0,25% untuk menutup sesi di level 6.816,30. Sementara indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 0,35% hingga bertengger di level 2.204,18. Indeks MSCI secara luas dari saham Asia Pasifik kehilangan 0,13%.
Sebelumnya pada sesi pagi, bursa saham Tanah Air menanjak naik 7,390 poin yang setara 0,126% menjadi 6.257,61. Raihan pagi tadi hingga penutupan hari ini, masih lebih baik dari, Kamis (19/12) kemarin di 6.249,93.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp13,18 triliun dengan 33,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,79 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp7,46 triliun. Tercatat sebesar 185 saham menguat, 261 melemah dan 161 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp53.100, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) bertambah Rp175 menjadi Rp11.125 dan PT Astra International Tbk. (ASII) melonjak Rp75 ke posisi Rp6.925.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp550 menjadi Rp14.500, PT Meta Epsi Tbk. (MTPS) jatuh Rp130 menjadi Rp915 serta PT Indospring Tbk. (INDS) merosot Rp40 menjadi Rp2.220.
Di sisi lain pasar saham Asia menyusut pada perdagangan, Jumat saat pasar saham AS mencetak rekor baru seiring berita positif pada sektor perdagangan yang semakin meningkatkan sentimen. Daratan China sedikit berubah dimana Komposit Shanghai jatuh 0,40% menjadi 3.004,94 dengan Komposit Shenzhen merosot 0,70% hingga menyentuh level 1.700,99.
Indeks Hang Seng, Hong Kong pada sesi akhir pekan berbanding terbalik dengan tercatat merangkak naik 0,25% yang setara 70,86% untuk melaju nyaman pada zona hijau di 27.871,35. Selanjutnya tren pelemahan terlihat pada indeks Nikkei Jepang usai kehilangan 0,20% untuk menutup sesi pada posisi 23.816,63 serta mengiringi pelemahan indeks Topix sebesar 0,18% menjadi 1.733,07.
Kejatuhan juga menimpa bursa utama Australia saat ASX 200 turun 0,25% untuk menutup sesi di level 6.816,30. Sementara indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 0,35% hingga bertengger di level 2.204,18. Indeks MSCI secara luas dari saham Asia Pasifik kehilangan 0,13%.
(akr)
Lihat Juga :