Dirjen Hubdat Imbau Pengemudi Perhatikan 3 Poin Ini

Kamis, 26 Desember 2019 - 19:40 WIB
Dirjen Hubdat Imbau...
Dirjen Hubdat Imbau Pengemudi Perhatikan 3 Poin Ini
A A A
JAKARTA - Selama masa liburan dalam penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengimbau para pengendara untuk memperhatikan unsur keselamatan kendaraannya.

“Yang pertama dengan memperhatikan tekanan angin ban mobil. Para pemilik kendaraan masing-masing dapat memperhatikan tekanan ban dari stiker di frame pilar sebelah kanan di pintu kanan depan bisa dilihat informasi yang berisi tekanan angin ban. Tekanan ban mobil ini harus ideal, tidak boleh kurang atau lebih,” jelas Dirjen Budi di Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Yang kedua, selain memperhatikan tekanan angin pada ban, Ia juga mengimbau menjaga jarak kendaraan untuk meminimalisir kecelakaan. Ketiga, pengemudi diminta untuk menyediakan perlengkapan yang harus ada di kendaraan adalah beberapa cara lain untuk memastikan faktor keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

“Perlengkapan yang harus ada pada kendaraan selain sepeda motor yaitu sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan,” jabar Dirjen Budi.

Berdasarkan data kecelakaan selama periode Nataru 2019 (20-25 Desember 2019) yang dihimpun dari Jasa Marga, jumlah korban luka ringan sebanyak 14 orang dan luka berat 6 orang, hal ini terlihat menurun dibandingkan kecelakaan pada periode Nataru 2018 (20-25 Desember 2018) yang menelan korban jiwa sebanyak 1 orang, luka ringan 24 orang, dan luka berat 4 orang.

“Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, diharapkan unsur keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam berkendara dapat menjadi hal yang diutamakan. Selain itu dengan antisipasi semacam ini saya berharap angka kecelakaan dapat berkurang. Selama periode Angkutan Nataru ini saya harapkan baik masyarakat yang hendak mudik ke kampung halamannya maupun berlibur dengan keluarga agar memeriksa kondisi kendaraannya apakah masih dalam kondisi prima atau tidak,” imbau Dirjen Budi.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved