Butuh Modal, Bank Banten Gelar Rights Issue Tahun Depan

loading...
Butuh Modal, Bank Banten Gelar Rights Issue Tahun Depan
Butuh Modal, Bank Banten Gelar Rights Issue Tahun Depan
SERANG - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menargetkan memperoleh laba pada dua tahun kedepan. Target tersebut bisa tercapai melihat upaya-upaya strategis yang dilakukan perseroan seperti melakukan rights issue pada tahun 2020.

Right Issue dilakukan mengejar permodalan untuk melakukan ekspansi, perseroan berencana melaksanakan penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dan mengundang investor strategis.

"Rencananya tahun depan melakukan rights issue, mudah-mudahan lancar di kuartal kedua. Untuk kisaran harganya, masih kami proyeksikan bersama konsultan keuangan kami," ujar Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa di Serang, Jumat (27/12/2019).

Fahmi menjelaskan untuk mempersiapkannya, bank yang mempunyai kode emiten BEKS itu sudah menunjuk salah satu perusahaan sekuritas dan sudah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk melakukan evaluasi saham.



"Kami harapkan upaya kami semakin mengurangi akumulasi rugi, kenapa kami lakukan rights issue? Karena kami ingin meningkatkan skala ekonomi perusahaan," tambah Direktur Kemal Idris.

Selain itu, dengan rights issue juga secara tidak langsung akan memberikan dampak capital gain atau keuntungan modal bagi para investor dan bagi pemegang saham.

"Di RBB, kami akan melakukan rights issue secara continue setiap tahun. Bahkan tidak menutup kemungkin tahun kedua, tahun ketiga setelah memang memperoleh laba secara continue, kami akan coba jejaki lagi melakukan kajian divestasi atau bahkan coast organisasi," ujar Kemal.



Untuk diketahui, Pemerintah Dearah Provinsi Banten pada APBD tahun 2020 batal menganggarkan penyertaan modal untuk Bank Banten. Namun, Plt.Komisaris Utama Bank Banten Media Warman memastikan bahwa APBD Perubahan tahun 2020, Pemprov Banten akan menyuntikan dana Rp175 miliar.
(ven)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top