Pertumbuhan Penyaluran Kredit Perbankan Naik 7% di November

Kamis, 02 Januari 2020 - 17:57 WIB
Pertumbuhan Penyaluran...
Pertumbuhan Penyaluran Kredit Perbankan Naik 7% di November
A A A
JAKARTA - Kredit perbankan mengalami peningkatan pada November 2019 yang tercatat sebesar Rp5.549,4 triliun. Raihan itu tumbuh 7,0% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,6% (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, peningkatan penyaluran kredit terjadi pada debitur korporasi. Kredit kepada korporasi meningkat dari 6,1% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 7,4% (yoy) pada November 2019. Di sisi Iain, kredit kepada perorangan melambat dari 8,4% (yoy) pada Oktober 2019 menjadi 7,8% (yoy).

"Peningkatan pertumbuhan kredit terjadi pada ienis kredit investasi. Kredit investasi (KI) mengalami peningkatan dari 11,4% (yoy) menjadi 13,7% (yoy) pada November 2019 terutama pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) serta sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan," kata Onny di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Sementara Kredit investasi sektor PHR meningkat dari 5,9% (yoy) menjadi 10,4% (yoy) pada November 2019 terutama kredit yang disalurkan untuk subsektor perdagangan eceran makanan, minuman, atau tembakau di DKI Jakarta dan Jawa Timur. KI kepada sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan juga mengalami peningkatan, dari 6,2% (yoy) menjadi 7,8% (yoy) khususnya pada subsektor perkebunan kelapa sawit di wilayah Bengkulu dan Riau.

Namun demikian, lanjut dia, kredit modal kerja (KMK) dan kredit konsumsi (KK) tercatat menahan laju pertumbuhan kredit lebih tinggi. KMK mengalami sedikit perlambatan, dari 4,1% (yoy) pada bulan Oktober 2019 menjadi 4,0% (yoy) terutama berasal dari sektor PHR serta sektor Konstruksi.

"Kedua sektor tersebut tercatat melambat, dari masing-masing sebesar 3,8% (yoy) dan 9,6% (yoy) pada Oktober 2019 menjadi masing-masing 2,0% (yoy) dan 8,3% (yoy)," katanya.

Pertumbuhan KK pada November 2019 sebesar 6,2% (yoy), Iebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 6,6% (yoy) yang disebabkan oleh perlambatan kredit kepemilikan rumah (KPR) serta kredit kendaraan bermotor (KKB). Ditengah akselerasi pertumbuhan kredit, kredit properti pada November 2019 tercatat melambat dibandingkan bulan sebelumnya, dari 12,6% (yoy) pada Oktober 2019 menjadi 10,7% (yoy) pada November 2019 disebabkan oleh perlambatan kredit KPR/KPA, kredit konstruksi maupun kredit real estate.

Dia melanjutkan, pertumbuhan kredit KPR/KPA melambat, dari 10,8% (yoy) menjadi 8,9% (yoy) pada November 2019 yang disebabkan oleh kredit KPR tipe 22-70 di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur. Kredit Konstruksi tercatat melambat, dari 18,6% (yoy) pada Oktober 2019 menjadi 16,3% (yoy) terutama pada subsektor bangunan jalan tol di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sedangkan kredit real estate melambat, dari 5,9% (yoy) menjadi 4,7% (yoy) pada November 2019 terutama pada subsektor real estate perumahan flat atau apartemen di wilayah DKl Jakarta dan Jawa Barat.

Penyaluran kredit kepada sektor UMKM pada November 2019 juga melambat dibandingkan bulan sebelumnya, dari 9,5% (yoy) menjadi 9,2% (yoy). Perlambatan pertumbuhan kredit UMKM disebabkan oleh perlambatan pada kredit skala usaha menengah yang tercatat tumbuh 6,0% (yoy), Iebih rendah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,4% (yoy).

Selanjutnya kredit usaha mikro dan kecil mengalami peningkatan dari masing-masing 11,2% (yoy) dan 11,1% (yoy) menjadi masing-masing sebesar 12,4% (yoy) dan 11,2% (yoy) pada November 2019. "Berdasarkan jenis penggunaannya, terjadi perlambatan pada kredit UMKM jenis penggunaan modal kerja," ungkap dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan April 2020 Melambat 4,9%
Meski Standar Penyaluran...
Meski Standar Penyaluran agak Ketat, BI Optimistis Kredit di Triwulan III Tumbuh Positif
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
39 menit yang lalu
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
1 jam yang lalu
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
5 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
7 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved