Ekonom Sebut Kemampuan Bayar Utang Indonesia Buruk

Sabtu, 11 Januari 2020 - 20:14 WIB
Ekonom Sebut Kemampuan...
Ekonom Sebut Kemampuan Bayar Utang Indonesia Buruk
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudisthira menyebutkan agar pemerintah Indonesia berhati-hati dalam penggunaan utang. Pasalnya kemampuan Indonesia membayar utang semakin memburuk. Adapun, posisi utang Pemerintah per akhir November 2019 berada di angka Rp4.814,31 triliun, dengan rasio utang terhadap PDB menjadi 30,03%.

"Meskipun rasio utang Indonesia baru 30% terhadap PDB, namun kekhawatiran juga berkaitan dengan kemampuan bayar utang Indonesia yang memburuk," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

(Baca Juga: Gelombang Utang Negara Berkembang Mencemaskan )

Lebih lanjut terang dia, kinerja utang memburuk ditunjukkan oleh naiknya rasio pembayaran utang alias debt to service ratio (DSR) Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pada kuartal III 2019, DSR secara tahunan berada pada level 27.3%. Angka ini melewati 25% dan termasuk tertinggi diantara negara berkrmbang lainnya.

"DSR menunjukkan kemampuan membayar utang khususnya dalam bentuk valas makin berat karena tidak diimbangi dengan kemampuan menciptakan devisa melalui ekspor dan pariwisata," jelasnya.

Sebelumnya Bank Dunia memperingatkan dampak ‘gelombang’ akumulasi utang yang terus meningkat selama lima dekade terakhir. Terutama bagi pasar dan negara berkembang yang mengalami kenaikan secara signifikan dalam menarik utang.

Bank Dunia mencatat, ada empat gelombang utang dalam 50 tahun terakhir, dimana gelombang terbaru dimulai pada 2010 yang dilihat sebagai terbesar, tercepat serta paling luas. Sebelumnya terdapat tiga gelombang historis akumulasi utang, yaitu 1970-1989, 1990-2001 dan 2002-2009.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar 5 Negara Pemberi...
Daftar 5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia, No 1 Ternyata Tetangga
Capai Rp8.444,87 Triliun,...
Capai Rp8.444,87 Triliun, RI Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam yang Berutang ke China, Kena Jebakan Betmen?
5 Negara Berkembang...
5 Negara Berkembang yang Terlilit Utang Besar ke China, Produksi Minyak Sampai Jadi Jaminan
Indonesia Diprediksi...
Indonesia Diprediksi Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
Prabowo Bakal Tarik...
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved