Pacu Lifting Migas, Pertamina Harus Agresif dan Berani Eksplorasi

Minggu, 12 Januari 2020 - 20:57 WIB
Pacu Lifting Migas,...
Pacu Lifting Migas, Pertamina Harus Agresif dan Berani Eksplorasi
A A A
JAKARTA - Sebagai upaya meningkatkan lifting migas (minyak dan gas bumi), Pertamina diharapkan makin agresif dan berani ambil risiko dalam eksplorasi. Meski begitu, Direktur Eksekutif Center for Energy Policy, M. Kholid Syeirazi mengapresiasi kinerja Pertamina pada 2019 kemarin yang tumbuh positif.

"Saya mengapresiasi hasil pencapaian Pertamina yang berhasil melampaui target (lifting) tahun lalu. Untuk itu, tahun 2020 ini, saya harap Pertamina bisa lebih agresif dan berani mengambil resiko (taking risk) untuk melakukan eksplorasi di wilayah-wilayah lapangan baru,” katanya di Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Menjelang akhir 2019, lifting minyak Pertamina melalui Pertamina EP mencapai 29.939.653 BBL dan Gas 272.954 MMSCF. Khusus untuk Pertamina EP Asset 3, berhasil memproduksi 13,092 BOPD atau setara dengan 100,6% target WP&B, adapun produksi gas mencapai 262 MMSCFD.

Berdasarkan hal itu, Kholid yakin pada 2020, Pertamina bisa lebih meningkatkan lifting. Akan tetapi untuk mencapai itu, perusahaan harus lebih berani melakukan eksplorasi di wilayah-wilayah lapangan baru.

Kholid menambahkan, pencapaian itu tak bisa lepas dari penerapan teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang digunakan oleh perusahaan gas negara ini. Namun, penggunaan teknologi tinggi, akan berdampak tingginya cost produksi Pertamina.

Selain itu faktor alih tugas sejumlah lapangan atau blok migas, jadi pemicu keberhasilan Pertamina di tahun lalu.

"Faktor alih tugas ini menambah jumlah produksi migas, salah satunya Blok Cepu yang memberikan kontribusi cukup besar bagi Pertamina. Tak hanya Pertamina, produksi Blok Cepu ini juga memberikan kontribusi bagi produksi migas nasional," katanya melalui keterangan tertulis.

Menurut dia, ada dua indikator yang merujuk pada keberhasilan capaian Pertamina, yakni indikator realistis dan idealis. Jika didasarkan pada indikator realistis, apa yang sudah diperoleh Pertamina sudah sesuai target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

"Kalau dari sisi idealis, mestinya porsi penguasaan produksi Pertamina bisa lebih dari separuh dari produksi dan cadangan minyak nasional. Selama ini Pertamina baru mencapai 26%," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Pertamina EP Cepu Rampungkan...
Pertamina EP Cepu Rampungkan Pemasangan Generator Selexol
Pertamina EP Jatibarang...
Pertamina EP Jatibarang Field Terapkan K3 Produksi Migas Berkelanjutan
Program Peri Berdaya...
Program Peri Berdaya Pertamina EP Papua Field Sediakan Air Bersih untuk 1.808 KK
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
9 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
17 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved