Pertamina dan Adnoc Siap Kembangkan Kilang Terintegrasi Petrokimia di Balongan

Kamis, 16 Januari 2020 - 11:12 WIB
Pertamina dan Adnoc...
Pertamina dan Adnoc Siap Kembangkan Kilang Terintegrasi Petrokimia di Balongan
A A A
JAKARTA - Pertamina dan ADNOC (Abu Dhabi National Oil Company) bersepakat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menggali lebih lanjut potensi pengembangan Kompleks Kilang Terintegrasi Petrokimia di Balongan, Jawa Barat.

Penandatangan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dan CEO ADNOC Group sekaligus Menteri Negara Uni Emirat Arab (UEA) Sultan Ahmed Al Jaber di Abu Dhabi, UEA, Minggu (12/1) waktu setempat.

Presiden Indonesia, Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed menyaksikan pertukaran dokumen perjanjian tersebut.

Nicke Widyawati menyatakan MoU ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Comprehensive Strategic Framework (CSF) yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada Juli 2019 untuk menjajaki peluang kerja sama di seluruh mata rantai bisnis minyak dan gas, baik di UEA, Indonesia, ataupun internasional.

Sebagai hasil diskusi intensif tersebut, Pertamina dan ADNOC berhasil meningkatkan kesepakatan ke arah yang lebih strategis dan spesifik, di antaranya untuk mengevaluasi potensi pengembangan Crude to Petrochemicals Complex di Balongan.

Sebagai langkah awal, kedua belah pihak akan mempelajari dan mendalami usulan struktur bisnis dan konfigurasi teknis atas pengembangan kilang tersebut.

"Pertamina membuka diri untuk strategic partnership. Potensi kolaborasi dengan ADNOC akan memperkuat langkah bisnis Pertamina khususnya dalam mengoptimalkan pengembangan kilang petrokimia di Balongan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang bernilai tinggi serta memenuhi permintaan produk petrokimia dalam dan luar negeri terutama polyolefin," ujar Nicke di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Potensi kerjasama ini penting karena pengembangan Crude to Petrochemicals Complex ini rencananya akan terintegrasi dengan RDMP Balongan sehingga selain akan mengurangi impor BBM, hasilnya juga akan meminimalkan impor produk petrokimia.

ADNOC merupakan partner strategis potensial yang diperhitungkan Pertamina karena selain berpengalaman mengelola integrated refinery and petrochemical dengan kapasitas terbesar di Timur Tengah dan terbesar ke-4 di dunia, ADNOC juga memberikan opsi tawaran partisipasi Pertamina di blok produksi migas di UEA, yang nantinya akan didiskusikan oleh kedua pihak.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Pertamina dan ADNOC juga menandatangani perjanjian pasokan LPG. Dengan demikian, pada tahun 2020 ADNOC akan menyediakan LPG sampai dengan 528.000 MT LPG untuk Pertamina dalam rangka mengamankan kebutuhan LPG dalam negeri.

"Transaksi ini juga efektif karena sumbernya langsung dari produsen," ujar Nicke.

Untuk LPG, ADNOC juga dikenal sebagai salah satu perusahaan migas yang memproduksi LPG terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai lebih dari 10 juta metrik ton per tahun untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar internasional.

Sementara itu, Sultan Ahmed Al Jaber, mengatakan perjanjian dengan Pertamina akan mendukung ADNOC untuk memperkuat keberadaanya di Indonesia, sebagai salah satu pasar pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara.

Kesepakatan yang telah ditandatangani ini juga menunjukkan peluang penciptaan nilai yang inovatif dan hubungan bilateral yang kuat antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sepakat! RI Impor LPG...
Sepakat! RI Impor LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 Triliun
Prospek Kerja Sama Pertahanan...
Prospek Kerja Sama Pertahanan Indonesia-UEA
Jokowi Berangkat ke...
Jokowi Berangkat ke UEA Hari Ini, Bakal Temui Presiden MBZ Bahas Kerja Sama Strategis
Kerja Sama Pertamina...
Kerja Sama Pertamina dengan Perusahaan UEA Diumumkan dalam Pertemuan Presiden Jokowi dan MBZ
Tiba di Istana Al-Shatie...
Tiba di Istana Al-Shatie Abu Dhabi, Presiden Jokowi Disambut Pangeran MBZ
Pertamina Gandeng UEA...
Pertamina Gandeng UEA Garap Proyek Energi Baru Terbarukan
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
1 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
9 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
9 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
9 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
10 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
10 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved