Mendorong Peningkatan Investasi Dua Arah dengan Pengusaha Vietnam

Jum'at, 17 Januari 2020 - 03:14 WIB
Mendorong Peningkatan...
Mendorong Peningkatan Investasi Dua Arah dengan Pengusaha Vietnam
A A A
HO CHI MINH CITY - Indonesia akan terus mendukung dan melindungi outbound investment Indonesia di Vietnam dan mendorong investasi Vietnam di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi dalam pertemuan dengan Country Market Manager Traveloka Vietnam, Huynh May Thy, dan General Director Hai Nam Co. Ltd, Mrs. Nguyen Thi Thu Sac, Perusahaan importir perikanan di Ho Chi Minh City (15/1).

Dalam pertemuan dengan Traveloka Vietnam, Menlu RI sampaikan komitmennya untuk terus mendorong dibukanya jalur penerbangan langsung Indonesia-Vietnam oleh maskapai Indonesia. “Saya telah dan akan terus berkomunikasi dengan Menlu Vietnam untuk memfasilitasi ijin pembukaan jalur langsung tersebut bagi maskapai-maskapai Indonesia," tegas Retno.

Pemri turut mendorong peningkatan konektivitas udara Indonesia-Vietnam melalui pembukaan dua jalur penerbangan langsung Ho Chi Minh City-Bali pada tahun 2019. Pembukaan penerbangan langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan RI ke Vietnam sebesar 20 % dan jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia sebesar 21% pada tahun 2019.

Pihak Traveloka menyampaikan, bahwa terbatasnya pilihan penerbangan langsung menjadikan harga tiket masih mahal. Pembukaan jalur penerbangan langsung oleh maskapai Indonesia akan berdampak signifikan pada peningkatan arus wisatawan.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Hai Nam Co. Ltd, salah satu importir produk perikanan, Menlu RI dorong peningkatan impor produk perikanan Indonesia dari perusahaan tersebut. Tahun lalu, Hai Nam Co. Ltd mengimpor produk perikanan senilai kurang lebih 2.5 juta USD dari Indonesia.

“Selain peningkatan impor produk perikanan Indonesia, Indonesia juga harapkan Hai Nam Co. Ltd dapat melakukan investasi joint venture dengan perusahaan Indonesia untuk membangun pabrik pengolahan perikanan di Indonesia” ujar Menlu.

Sehubungan dengan hal tersebut, Indonesia mengundang Chairman Hai Nam Co. Ltd. berkunjung ke Indonesia untuk melihat potensi perikanan di beberapa daerah di Indonesia termasuk di Natuna. Traveloka memulai expansinya ke beberapa negara di Asia Tenggara pada tahun 2015 dan menjadi salah satu unicorn Indonesia yang lakukan ekspansi ke Vietnam.

Traveloka masih mendominasi pasar untuk travel aplikasi online di Vietnam dengan demand yang tinggi untuk sektor penerbangan. Sementara itu, Hai Nam Co, Ltd merupakan perusahaan perikanan swasta yang berdiri tahun 1982 dan memiliki 2500 pekerja. Hai Nam juga telah mengekspor seafood ke AS, Jepang, Eropa, dan Taiwan. Hai Nam saat ini mengimpor produk perikanan dari beberapa negara termasuk Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Negara Masih Dominasi...
3 Negara Masih Dominasi Tujuan Ekspor Hasil Perikanan Sulsel
Ekspor Produk Perikanan...
Ekspor Produk Perikanan Tinggi Ikut Buka Peluang Investasi
Potensi Perikanan Jatim...
Potensi Perikanan Jatim Dilirik Kazakhstan, Kerjasama Perdagangan dan Investasi Dijajaki
Kunker ke 3 Negara,...
Kunker ke 3 Negara, Wapres Ma'ruf Bakal Bahas Investasi-Produk Halal
Tingkatkan Biosekuriti...
Tingkatkan Biosekuriti pada Pelaku Usaha, BKIPM Gelar Sosialisasi
Cargill Memasuki Industri...
Cargill Memasuki Industri Pakan Udang Lewat Produknya Harvestar
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
1 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
2 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
3 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
5 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
6 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved