Dukung SDGs, Peluang Investasi Swasta di Indonesia Capai Rp3.821 T

Senin, 20 Januari 2020 - 18:18 WIB
Dukung SDGs, Peluang...
Dukung SDGs, Peluang Investasi Swasta di Indonesia Capai Rp3.821 T
A A A
JAKARTA - Standard Chartered mengeluarkan studi terbaru terkait peluang yang dimiliki investor sektor swasta untuk mendukung perubahan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Adapun peluang investasi sektor swasta sebesar sekitar Rp136.473 triliun (USD10 triliun) di negara-negara berkembang, sedangkan peluang di Indonesia sebesar Rp3.821 triliun (USD280 miliar).

CEO Standard Chartered Bank Indonesia Andrew Chia mengatakan, peluang terbesar di Indonesia terdapat pada upaya untuk mencapai dan mempertahankan akses universal ke listrik (salah satu indikator SDG 7), yang merepresentasikan peluang investasi sektor swasta sebesar Rp2.012 triliun (USD147,5 miliar).

"Hal tersebut memperhitungkan proporsi penduduk Indonesia yang saat ini tidak memiliki akses ke listrik (2%), proyeksi pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya permintaan akan energi sejalan dengan perkembangan ekonomi," ujar Andrew Chia di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia melanjutkan, untuk mendorong perbaikan di industri, inovasi, dan infrastruktur, harus ada perbaikan digital dalam meningkatkan peluang-peluang investasi di bidang transportasi dan perbaikan akses digital.

"Memastikan adopsi digital penuh di Indonesia - kombinasi dari jumlah pelanggan ponsel dan konektivitas internet - akan membutuhkan investasi sektor swasta sekitar Rp733 triliun (USD53,7 mililar). Untuk meningkatkan infrastruktur transportasi Indonesia secara signifikan pada tahun 2030 terdapat peluang investasi Rp1.030 triliun (USD75,5 miliar) untuk sektor swasta," paparnya.

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, lanjut Andrew, Indonesia memiliki peranan signifikan dalam menyelaraskan rencana pembangunan yang ada dengan SDGs PBB.

"Investasi pada infrastruktur berkelanjutan menjadi sangat penting untuk membantu mencapai SDGs pada tahun 2030 mengingat populasi Indonesia yang besar, dan negara ini menawarkan peluang besar bagi sektor swasta untuk berinvestasi dengan dampak nyata," jelasnya

Adapun saat ini peluang investasi sektor swasta dalam penyediaan air bersih lebih kecil, namun akan membawa dampak nyata karena 19% penduduk Indonesia masih tidak memiliki akses ke air bersih dan sanitasi (indikator penting dari SDG 6). Untuk membantu mencapai akses universal air bersih pada tahun 2030 dibutuhkan investasi sektor swasta sebesar Rp54,6 triliun (USD4 miliar).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penelitian Terbaru Membuktikan...
Penelitian Terbaru Membuktikan Indonesia Pilihan Populer Perusahaan Investasi Dunia
Untuk Pertama Kali Acara...
Untuk Pertama Kali Acara Tahunan 'WOW' Diadakan Virtual
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital dalam Pengelolaan Keuangan Korporasi
Prudential Gandeng Standard...
Prudential Gandeng Standard Chartered Berinovasi Keluarkan Dana Investasi Baru
PRUFast Permudah Masyarakat...
PRUFast Permudah Masyarakat Mengakses Perencanaan Pensiun
Bidik Nasabah Mapan,...
Bidik Nasabah Mapan, Perusahaan Asuransi Gandeng Perbankan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
9 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
9 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
10 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
10 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
10 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved