Bursa Asia Meluncur Lebih Rendah Dihantam Virus, IHSG Balik Menguat

Selasa, 21 Januari 2020 - 09:34 WIB
Bursa Asia Meluncur...
Bursa Asia Meluncur Lebih Rendah Dihantam Virus, IHSG Balik Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (21/1/2020) dibuka menanjak naik setelah sebelumnya sempat jatuh di akhir sesi awal pekan. Hari ini IHSG sesi pagi menguat 6,96 poin atau setara 0,1% ke posisi 6.252.

Sebelumnya bursa saham Tanah Air ditutup melemah setelah pergerakan fluktuatif sepanjang awal pekan. Hingga akhir sesi, IHSG kehilangan -46,61 poin yang setara dengan -0,74% menjadi 6.245,04.

Namun pagi ini, IHSG membaik usai ditopang seluruh sektor bergerak bervariasi. Sektor keuangan menanjak sebanyak 7,28 poin. Sedangkan sektor pertambangan minus sebanyak 3,18 poin, sektor infrastruktur melemah sebanyak 1,50 poin, sektor properti turun sebanyak 1,04 poin, dan sektor perdagangan melemah 0,93 poin.

Adapun volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 163 juta lembar saham senilai Rp124 miliar. Sebanyak 93 saham terpantau menanjak, sebanyak 108 saham terlihat melemah, sebanyak 100 saham tidak berubah, dan sebanyak 481 saham tidak mengalami perdagangan.

Di sisi lain pasar saham Asia secara mendadak meluncur lebih rendah pada perdagangan, Selasa ketika virus misterius ditemukan di China. Hal itu telah mengirimkan riak penghindaran risiko melalui pasar.

Safe-Haven obligasi dan Yen berangsur lebih tinggi saat investor diingatkan oleh dampak ekonomi akibat virus SARS di 2003, terutama mengingat ancaman penularan ketika ratusan juta orang mudik untuk tahun baru Imlek. Perubahan mood yang terjadi adalah indeks dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 1% setelah awal yang stabil.

Bursa Hong Kong yang paling berdampak buruk selama wabah SARS, dengan indeks jatuh 2%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang kehilangan 0,8% dan Shanghai Blue chips 1,5%, dengan maskapai penerbangan di bawah tekanan. Peringatan ini menyebar ke Futures E-mini untuk 500 S&P yang mereda 0,4%, sementara EUROSTOXX 50 berjangka kehilangan 0,3%.

Sentimen juga datang dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang memangkas proyeksi pertumbuhan globalnya, terutama karena perlambatan tajam yang mengejutkan di India dan pasar negara berkembang lainnya. Ada beberapa kabar baik ketika Presiden AS Donald Trump dan Presiden Perancis Emmanuel Macron tampaknya telah melakukan gencatan senjata atas usulan pajak digital.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
7 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
Dijamin Rendah Kalori,...
Dijamin Rendah Kalori, Berikut Cara Memasak Nasi Agar Lebih Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved