Hingga 22 Januari, Rupiah Telah Menguat 1,74%

Kamis, 23 Januari 2020 - 15:01 WIB
Hingga 22 Januari, Rupiah...
Hingga 22 Januari, Rupiah Telah Menguat 1,74%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat, sepanjang Januari 2020. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menerangkan per 22 Januari, rupiah telah menguat 1,74% secara year to date.

"Perkembangan ini melanjutkan penguatan pada 2019, dimana rupiah menguat hingga 3,58% atau 0,76% secara rerata," terang Perry di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS didukung oleh kinerja Neraca Pembayaran Indonesia yang membaik. Dimana NPI pada kuartal III 2019 menurun menjadi USD46 juta dibanding kuartal II 2019 yang membengkak USD2 miliar.

Selain itu, berototnya rupiah digenjot oleh pasokan valas dari para eksportir serta aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut sejalan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga, daya tarik pasar keuangan domestik yang tetap besar, dan meredanya ketidakpastian pasar keuangan global.

"Struktur pasar valas juga semakin kuat yang ditandai dengan meningkatnya volume transaksi dan kuotasi yang lebih efisien, serta makin berkembangnya pasar Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) yang kemudian mendukung peningkatan efisiensi pasar valas," jelasnya.

Bank Indonesia memandang bahwa penguatan nilai tukar rupiah sejalan dengan kondisi fundamental, semakin baiknya mekanisme pasar dan keyakinan para pelaku pasar terhadap kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan Pemerintah.

"Secara keseluruhan, penguatan nilai tukar rupiah memberikan dampak positif terhadap momentum pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi," jelasnya.

Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar rupiah tetap stabil sesuai dengan fundamentalnya dan mekanisme pasar yang terjaga. Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik pasar uang maupun pasar valas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Bos BI Yakin Rupiah...
Bos BI Yakin Rupiah Menguat ke Rp15.300-Rp15.700 per USD Tahun Depan
Rupiah Sentuh Level...
Rupiah Sentuh Level Rp14.017 per USD, Perry Warjiyo Sebut Masih Kemurahan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved