Kurs Rupiah Dibuka Mixed Saat Euro Dekati Level Terendah

Jum'at, 24 Januari 2020 - 10:39 WIB
Kurs Rupiah Dibuka Mixed...
Kurs Rupiah Dibuka Mixed Saat Euro Dekati Level Terendah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (24/1/2020) dibuka mixed alias variatif dengan kecenderungan mencoba balik melawan. Laju fluktuatif mata uang Garuda mengiringi euro yang melayang mendekati level terendah dalam tujuh pekan terhadap dolar AS pada akhir pekan ini.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka lebih rendah menjadi Rp13.632/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah kembali tertekan usai kemarin di posisi Rp13.626/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan penyusutan dimana rupiah pada sesi pagi perdagangan bertengger di level Rp13.622 per USD dengan pergerakan harian Rp13.578 sampai dengan Rp13.622/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kejatuhan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp13.610/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange kebalikannya dengan memperlihatkan tren positif dengan penguatan tipis menuju Rp13.636/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.639/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.577-Rp13.643/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi ikut pulih dengan tampil perkasa pada level Rp13.581/USD. Melesat, rupiah naik jauh lebih baik bila melihat sesi perdagangan sebelumnya Rp13.665/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Euro mendekati posisi terburuknya dalam tujuh minggu versus dolar AS pada hari Jumat setelah bank sentral Eropa dipandang lebih berhati-hati dari yang diharapkan. Sementara kecemasan atas wabah coronavirus China menyelipkan Safe-Haven Yen Jepang.

Euro berubah menjadi 1,1055 terhadap USD setelah sempat menyentuh level terendah dalam tujuh minggu menjadi 1,1036 pada hari Kamis, kemarin. Mata uang secara umum tergerus oleh ancaman virus corona di China ketika beberapa negara terutama Jerman memiliki eksposur perdagangan yang besar kepada raksasa ekonomi Asia itu.

Keprihatinan tentang penyebaran penyakit baru meningkatkan Yen Jepang, yang diperdagangkan pada posisi 109,45 terhadap dolar. Raihan ini setelah kemarin meningkat menuju posisi tertinggi dua minggu pada posisi 109,26.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved