IHSG Diprediksi Menguat, Pilih 6 Saham Ini
Jum'at, 31 Januari 2020 - 08:17 WIB
IHSG Diprediksi Menguat, Pilih 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat ini diprediksi berbalik menguat alias rebound. Kamis kemarin, IHSG pulang lemas 55,45 atau 0,91% ke posisi 6.057,60.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berada di area negatif. Meskipun demikian, stochastic dan RSI sudah mulai oversold.
"Dengan demikian, potensi rebound pada pergerakan IHSG masih terbuka lebar sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ASII
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 6550-6650, dengan target harga secara bertahap di level 6775, 6925, 7250 dan 7600. Support: 6500 dan 6400.
2. CPIN
Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 6600-6700, dengan target harga secara bertahap di level 7000, 7225, 7500, 8150 and 8800. Support: 6500 dan 6200.
3. ERAA
Pergerakan harga saham telah menguji garis beberapa MA 60 maupun 200 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1640-1660, dengan target harga di level 1725. Support: 1590.
4. RALS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1055-1085, dengan target harga secara bertahap di level 1150, 1230 dan 1305. Support: 1055 dan 1030.
5. SMGR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 12250-12350, dengan target harga secara bertahap di level 12750, 12950, 13125 dan 13850. Support: 12100, 11850 dan 11300.
6. UNTR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 19900-20100, dengan target harga secara bertahap di 20600 dan 22700. Support: 19000.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berada di area negatif. Meskipun demikian, stochastic dan RSI sudah mulai oversold.
"Dengan demikian, potensi rebound pada pergerakan IHSG masih terbuka lebar sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ASII
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 6550-6650, dengan target harga secara bertahap di level 6775, 6925, 7250 dan 7600. Support: 6500 dan 6400.
2. CPIN
Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 6600-6700, dengan target harga secara bertahap di level 7000, 7225, 7500, 8150 and 8800. Support: 6500 dan 6200.
3. ERAA
Pergerakan harga saham telah menguji garis beberapa MA 60 maupun 200 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1640-1660, dengan target harga di level 1725. Support: 1590.
4. RALS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1055-1085, dengan target harga secara bertahap di level 1150, 1230 dan 1305. Support: 1055 dan 1030.
5. SMGR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 12250-12350, dengan target harga secara bertahap di level 12750, 12950, 13125 dan 13850. Support: 12100, 11850 dan 11300.
6. UNTR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 19900-20100, dengan target harga secara bertahap di 20600 dan 22700. Support: 19000.
(ven)
Lihat Juga :